Suara.com - Bagi pramugari, tinggi badan kerap menjadi persyaratan saat hendak mendaftar. Namun, lain halnya dengan pilot.
Baru-baru ini, seorang pilot perempuan dikabarkan menuntut perusahaan tempatnya bekerja setelah dipecat karena terlalu pendek.
Menurut laporan Fox News, pilot perempuan itu tadinya bekerja di NetJets Inc. yang merupakan perusahaan untuk pesawat jet pribadi.
Namun, pilot bernama Shari Drerup itu dikeluarkan setelah dianggap terlalu pendek untuk menerbangkan pesawat jet kecil jenis Phenom.
Diketahui, tinggi Shari Drerup sendiri adalah 157 cm. Namun, dia bukanlah satu-satunya yang bermasalah dengan tinggi badan.
Tiga rekan kerja laki-laki Shari Drerup juga dianggap terlalu tinggi untuk menerbangkan pesawat tersebut. Namun, alih-alih dipecat, mereka malah diberi pesawat lain yang lebih sesuai dengan tinggi badan.
Drerup sendiri menyatakan jika dirinya sudah diminta mengukur tinggi badan di saat pelatihan. Saat itu, instrukturnya menyebutkan bahwa Drerup memang terlalu pendek tapi itu bukan masalah.
"Aku diberitahu oleh NetJets, 'Beli bantalan untuk kursi. Gunakan sepatu tinggi. Buat agar kau bisa bekerja," ujar Shari Drerup.
"Ketika mereka memutuskan aku terlalu pendek untuk pesawat ini, mereka seharusnya membantuku. Mereka seharusnya berkata, 'Kau tahu, kami punya pesawat lain, kau adalah pilot baik, mari kita cari pesawat yang cocok'," tambahnya.
Baca Juga: Paru Rusak Akibat Polusi Udara dan 2 Berita Kesehatan Viral Lainnya
Namun, alih-alih, surat kontrak Drerup malah dibatalkan. Lencana pilotnya juga diambil, demikian pula dengan kartu kredit, iPad, dan ponselnya.
Akibatnya, Drerup pun merasa bahwa dia diperlakukan seperti kriminal. Apalagi, Drerup sebenarnya bisa menerbangkan 2 model pesawat lain yang dimiliki NetJets.
Drerup sendiri akhirnya memutuskan untuk melayangkan tuntutan dan meminta ganti rugi USD 75.000 atau setara dengan 1 miliar rupiah.
"Dalam opiniku, ini adalah diskriminasi terhadap jenis kelamin, dan ini jelas merupakan standar ganda untuk pilot laki-laki dan perempuan."
Berita Terkait
-
Penerbangan Terakhir: Drama Perselingkuhan Pilot Muda dengan Pramugari
-
Terlibat Skandal, Jerome Kurnia Beri Pesan dari Film Penerbangan Terakhir: Jangan Mudah Percaya!
-
Nggak Sekadar Tinggi Badan, Ini Aspek Penting Tumbuh Kembang Anak
-
4 Aplikasi Mengukur Tinggi Badan dengan Hasil Akurat bagi Pengguna HP Android
-
Mengenal 'Red Wolf', Pilot Legendaris F-16 yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat Latih di Bogor
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 Rekomendasi Sandal Empuk untuk Kesehatan Lansia, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
7 Vitamin Wajib untuk Lansia, Atasi Badan Lemas Tubuh Auto Bertenaga
-
5 Rekomendasi Parfum Mobil Terbaik yang Tidak Bikin Pusing dan Mual
-
5 Rekomendasi Sepatu Safety Krisbow Terbaik untuk Kerja, Aman dan Nyaman
-
Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Dipakai di Usia 50-an? Simak Anjuran Dokter Kulit
-
5 Sepatu Velcro Lokal Tanpa Tali, Solusi Anti Repot Buat Orang Tua
-
5 Sabun Cuci Muka Pilihan Paling Aman untuk Lansia, Ampuh Rawat Kulit Menipis
-
5 Parfum Murah Pria Tahan Lama Mirip Bleu de Chanel, Mulai Rp200 Ribuan
-
Begini Cara Warga Kertabumi Ubah Plastik Bekas Jadi Penghasilan Jutaan
-
5 Lip Balm Rp50 Ribuan untuk Lembapkan Bibir Kering dan Keriput di Usia 50 Tahun