Suara.com - Jika kalian sedang berencana liburan ke Jepang, ada baiknya Anda mampir ke wilayah Kojima du Krashiki di Prefektur Okayama. Bukan tanpa alasan, karena di sini Anda bisa melihat betapa uniknya atribut jeans yang menghiasi berbagai bangunan.
Dilansir Suara.com dari laman Asia One, Senin (19/8/19) rupanya Kojima ini adalah tempat lahirnya jeans asli di Negeri Sakura.
Jalan sepanjang 400 meter ini dipenuhi dengan toko jeans yang begitu unik dan mencuri perhatian.
Menariknya lagi, setiap toko memiliki cara berbeda ketika memproduksi celana jeans.
Salah satunya, ada toko yang menggunakan metode indigo dengan pewarna alami untuk menghasilkan warna biru cerah pada jeans.
Kemudian, ada pula metode pemakaian jeans dalam waktu lama untuk menghasilkan motif lekukan pada celana.
"Masing-masing toko memiliki pembuat jeans yang terampil. Mereka memproduksi jeans yang hanya bisa ditemukan di wilayah Kojima," ungkap Hisao Manabe, pemilik toko Japan Blue Co dikutip Suara.com dari laman Asia One.
Jeans pertama kali diproduksi dan dijual di Jepang pada tahun 1965 oleh Maruo Hifuku.
Perlu Anda ketahui pula, pertanian kapas sudah tersebar di wilayah Kojima sejak periode Edo (1603-1867).
Baca Juga: Potret Kastil Sasayama: Saksi Bisu Restorasi Meiji dan Invasi AS di Jepang
Kemudian pada periode Meiji (186-1912), pabrik jahit mulai bermunculan di wilayah Kojima.
Tidak sedikit orang yang menyukai kualitas jeans buatan Jepang dari wilayah Kojima ini.
Beberapa penduduk lokal dan wisatawan kerap datang untuk membeli celana jeans berkualitas unggul di Kojima.
Kurang lebih 150 ribu wisatawan lokal dan mancanegara datang ke Kojima setiap tahunnya.
Sentra pembuatan jeans di Jepang ini diperkenalkan pada tahun 2015 lewat buku panduan Green Guide Japon yang diterbitkan oleh Michelin dari Perancis.
Jadi bagaimana? Anda tertarik untuk belanja jeans berkualitas di Kojima, Jepang ini?
Berita Terkait
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Mitos Anggaran Pendidikan Kecil ala Singapura dan Jepang: Kenapa Indonesia Tidak Bisa Meniru?
-
7 Rekomendasi Sunscreen Jepang Terbaik sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam