Suara.com - The Papilion Jakarta Juara dalam Kompetisi Menyajikan Teh.
Sebuah kompetisi menyajikan teh digelar oleh produsen teh asal Sri Lanka, Dilmah.
Kompetisi yang digelar di Jakarta pada 19-20 Agustus 2019 ini bertajuk Tea Inspiration for the 21st Century. Konsep ini merupakan upaya brand teh tersebut membangkitkan kembali ramuan teh, untuk disajikan di pagi, siang, maupun sore hari melalui tujuh dimensi, yakni budaya, personal, kuliner, mixology, keberlanjutan, teh, dan harmoni.
Kompetisi ini memberi kesempatan bagi para profesional di bidang hospitality agar mampu menampilkan tea pairing yang seluruhnya terinspirasi dari teh dalam berbagai kesempatan dan waktu.
"Meski dari Sri Lanka, Indonesia adalah negara pertama di mana kompetisi ini diadakan. Setelah Indonesia, selanjutnya kami akan ke Thailand. Mengapa kami memilih Indonesia? Karena Indonesia memiliki budaya yang sangat kaya, yang masing-masingnya bisa dieksplor untuk menciptakan ramuan teh," ungkap CEO Dilmah Tea, Dilhan C Fernando dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (20/8/2019).
Tahun ini, ada 20 kontestan dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti kompetisi ini, di antaranya Jakarta, Bali, Yogyakarta, Bandung dan Surabaya.
Mereka berlomba untuk menyajijan kreasi teh yang terinspirasi dari abad ke-21. Tak hanya soal rasa, mereka juga harus memastikan manfaat kesehatan dalam teh tidak hilang.
Ramuan dan hidangan teh yang mereka masak harus dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga manfaat bagi terapeutik dan pencernaan dari teh itu sendiri.
Dalam kompetisi ini, The Papilion Jakarta berhasil menjadi 'Overall Winner'. Mereka akan diberangkatkan ke Sri Lanka untuk mengikuti Dilmah School of Tea.
Baca Juga: Perkenalkan Teh ke Dunia Internasional, Jabar Menyelenggarakan Festival Teh
"Kalau untuk perasaan saya sih senang banget ya karena ini hal yang benar-benar di luar dugaan dari prepare-an, dari persiapan kita yang kurang matang tapi akhirnya kita dapat reward ini," ucap Ellyas Syaban peserta Tea Inspiration for the 21st Century dari The Papilion Jakarta.
Sementara itu, Saskia Auryn Nugraha yang juga peserta Tea Inspiration for the 21st Century dari The Papilion Jakarta menjelaskan sedikit tips bagaimana dapat memenangkan acara ini dan juga cara agar teh dapat menjadi hidangan yang nikmat.
"Pokoknya buat kalian yang mau ikut lagi, kalian harus pakai perasaan gitu. Kalau mau ikut perhatikan gimana caranya ketika teh itu diinfus," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Biodata dan Agama Edo Borne, Suami Hesti Purwadinata Dapat Ancaman Usai Dukung Aurelie Moeremans
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik di 2026, Sensasi Jutaan Harga Ramah UMR
-
Moisturizer Apa yang Bikin Cerah? Ini 7 Pilihan Terbaik buat Wajah Kamu
-
Bikin Pembaca Kesal, Siapa Sosok Kelly di Buku Broken Strings Aurelie Moeremans?
-
7 Sandal Pijat Kesehatan untuk Orang Tua, Mulai Rp20 Ribuan Bisa Lancarkan Aliran Darah
-
Mahfud MD Jamin Lolos, Kenapa Stand Up Mens Rea Pandji Pragiwaksono Sulit Dijerat KUHP Baru?
-
4 Essence Lokal Mirip SK-II Versi Lebih Murah, Anti Aging Agar Kulit Halus dan Kencang
-
Siapa Nama Asli Roby Tremonti? Diduga Ganti Nama Demi Mirip dengan Gitaris Alter Bridge
-
Ini Deretan Sinetron Aurelie Moeremans, Awal Mula Bertemu Tokoh yang Disebut di Broken Strings?
-
Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans