Suara.com - Rumah mode asal Prancis, Hermes, dikecam warganet karena menjual sandal jepit seharga £ 330 pondsterling atau sekitar Rp 5 juta. Sandal jepit itu bahkan tak terkesan mahal. Mirip sandal jepit yang biasa dijual di supermarket.
Desainer yang terkenal melalui barang-barang fesyen mewah itu memajang koleksi sandal terbarunya di situs resmi Hermes.
Sandal itu dibuat untuk pria dengan varian 3 pilihan warna. Logo 'H' yang biasa dipakai sebagai tanda merek Hermes di setiap koleksinya, disematkan di atas tali sandal. Sedangkan tulis Hermes dirajut di body sandal.
Melansir dari Dailymail, Selasa (3/9/2019), melalui website resmi Hermes, sandal yang harganya bisa dipakai untuk DP motor ini, dibuat dari sol busa yang dilapis dengan kulit anak sapi, sementara bagian tali dibuat dengan teknik khusus.
Akan tetapi, meski pihak Hermes sudah mendeskripsikan spesifikasi sandal dengan kualitasnya, tetap saja netizen marah. Mereka mengejek sandal itu mirip dengan sandal yang dijual dan diproduksi supermarket.
Di media sosial Facebook, netizen ramai mengomentari sandal mahal itu. "Sandal seratus ribuan supermarket dijual Hermes," tulis netizen.
Kemudian pengguna lain menuliskan kebingungannya terhadap sandal yang dijual Hermes. "Sungguh bingung mengapa ada alas kaki semahal itu. Apa ini cuma lelucon."
"Biasanya saat mengetahui kabar seperti ini aku tertawa. Tapi kali ini benar-benar heran. Apa ini betul sandal jepit?" tanya yang lain.
Baca Juga: Kualitasnya Setara Hermes, Tas Asli Jateng Ini Gagal Pameran di Rusia
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan