Suara.com - Borong Batik, Iriana Jokowi Bikin Kaget Pedagang di Pasar Beringharjo
Bukan hanya Presiden Joko Widodo, ibu negara Iriana pun diketahui senang blusukan. Yang terbaru, Iriana menyambangi pasar Beringharjo di Yogyakarta.
Iriana mengejutkan warga dan pedagang Pasar Beringharjo, kawasan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (6/9/2019) pagi. Iriana datang bersama istri Wakil Presiden (wapres) Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla dan sejumlah istri di Kabinet Kerja.
Berjalan kaki dari Istana Yogyakarta atau Gedung Agung bersama rombongan, Iriana mampir di sejumlah pedagang batik dan kaos. Dikawal sejumlah paspampres, Iriana dan Mufidah memilih beberapa kaos di dua pedagang yang berjejer.
Iriana pun membeli satu kaus bermotif wayang berukuran XL. Sedangkan Mufidah membeli dua kaus bermotif andong dengan ukuran yang sama.
"Buat (Jan) Ethes, biar tahu wayang," ujar Iriana kepada pedagang yang bertanya.
Rombongan kemudian masuk ke los pasar Beringharjo. Iriana dan Mufidah kembali melihat-lihat batik di sejumlah pedagang. Mereka dikerumuni pedagang dan warga yang ingin memotret momen kedatangan istri orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Tertarik pada gamis batik yang dipajang pedagang, Iriana membeli dua gamis batik warna coklat dan biru di Kios Mbak Tutik Dedy. Iriana membayar sendiri dari amplop yang dibawanya sebesar Rp 200.000.
Iriana kembali membeli batik di kios Putri Didin. Di kios tersebut, Ibu Negara membeli outer batik warna biru. Laiknya pembeli kebanyakan, Iriana juga mendapatkan diskon 10 persen dari harga Rp 80.000.
Baca Juga: Momen ketika Jokowi dan Iriana Beri Selamat dan Tanyakan Asal Paskibraka
Usai berbelanja, rombongan keluar dari Pasar Beringharjo sekitar pukul 09.30. Di depan pasar, Iriana dan rombongan masuk ke bus untuk menuju ke AAU. Di AAU, Iriana akan mengikuti Sosialisasi Antinarkoba.
Swafoto
Berjalan kaki dari Istana Yogyakarta atau Gedung Agung, sejumlah pedagang dan warga antusias mengabadikan kedatangan Iriana yang berbelanja di sejumlah los dan kios.
Maryono (53), pedagang di Jalan Margo Mulyo yang dibeli dagangannya oleh Iriana mengaku sangat bersyukur. Uang yang diberikan Ibu Negara padanya tersebut akan disimpannya dan tidak digunakan untuk modal berjualan lagi.
"Nggak tahu tiba-tiba Ibu Iriana dan Ibu Mufidah mampir ke tempat saya, alhamdulillah ibu negara masih ingat rakyat kecil seperti saya. Nanti mungkin uangnya disimpan," ungkapnya.
Yang menarik, Iriana tidak mau belanjaannya dibungkus plasti. Karenanya pedagang membungkusnya dengan paper bag.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana