Suara.com - Menteri Yohana Dukung Audisi PB Djarum Dihentikan.
Polemik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan Djarum Foundation terus bergulir. Buntutnya, audisi bulu tangkis PB Djarum pun dihentikan sementara hingga 2020. Keputusan ini pun menuai keprihatinan dari masyarakat.
KPAI menganggap program audisi tersebut terindikasi sebagai praktik eksploitasi anak. Penggunaan brand Djarum pada kaos dan atribut masing-masing peserta audisi, dianggap KPAI sebagai sarana iklan rokok terselubung yang memanfaatkan tubuh anak sebagai medianya.
Akibat tuduhan ekspoitasi anak, PB Djarum bersedia brand serta logo dihapuskan supaya tidak disangka melakukan iklan terselubung. Namun, KPAI tetap tidak menyetujui. Hingga saat ini KPAI dan PB Djarum beserta pihak terkait masih membahas persoalan ini.
Sontak banyak masyarakat kecewa dengan KPAI. Banyak pula dukungan dari netizen di medsos yang meminta PB Djarum tetap melanjutkan beasiswanya untuk mencari bakat anak Indonesia di bidang bulu tangkis.
Atas kasus polemik ini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise secara tegas mengatakan tidak akan memberi celah sedikit pun kepada siapa saja yang mengeksploitasi anak untuk kepentingan suatu pihak jika terbukti melanggar undang-undang perlindungan anak.
"Jadi kami sudah melakukan kordinasi tingkat kementerian tentang masalah ini, yang jelas pada dasarnya kepada siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap hak anak dalam bentuk apa pun dan melanggar undang-undang, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku," ucap Menteri Yohana saat ditemui Suara.com, Senin (9/9/2019) di kawasan Jakarta Pusat.
Ketika ditanya mengenai pemberian beasiswa pencarian bakat di bidang olahraga yang diperoleh anak-anak dari perusahaan rokok, Menteri Yohana tetap menolak. Ia menekankan itu harus dihentikan.
"Harus kami hentikan. Kemudian akan berkordinasi lagi dengan Kementerian Pendidikan untuk mendapatkan cara sehingga anak-anak bisa mendapatkan lagi bantuan pendidikan. Kami juga akan berkordinasi dengan Kemenpora untuk mencari jalan keluar lain," jelasnya.
Menteri Yohana juga menekankan bahwa dalam kasus ini ada dua undang-undang yang dilanggar. Sehingga memang sudah sepatutnya dihentikan. Jangan sampai anak-anak dimanfaatkan untuk kepentingan pihak tertentu.
Baca Juga: Logo Jadi Pangkal Masalah Pro Kontra PB Djarum Mundur
"Undang-undang yang pertama adalah tentang perlindungan anak dari eksploitasi dan kedua adalah undang-undang kesehatan. Tentang bahaya rokok terhadap kesehatan, termasuk kesehatan anak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Apa Itu Sillage Parfum? Ini 4 Rekomendasi Lokal yang Wanginya Semerbak saat Lewat
-
4 Cushion yang Tidak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Aktivitas Seharian
-
30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna
-
Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR
-
25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna
-
4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
-
4 Shio yang Diramal Bernasib Baik pada Hari Ini 21 Juni 2026
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya