Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, meminta Djarum Foundation dan pihak-pihak swasta lain untuk tetap terlibat dalam pembangunan olahraga di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Djarum Foundation melalui klub binaannya, PB Djarum Kudus resmi menghentikan audisi umum pencarian bakat bulutangkis yang telah berlangsung sejak 2006 silam.
Keputusan itu muncul setelah pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menuding program audisi umum pencarian bakat tersebut terindikasi sebagai praktik eksploitasi anak.
Penggunaan brand Djarum pada kaos maupun atribut peserta audisi, dinilai KPAI sebagai sarana iklan rokok terselubung yang memanfaatkan tubuh anak sebagai medianya.
"Saya pikir ini menjadi support kita kepada Djarum dan seluruh sponsor, atau donatur, atau bahkan bapak asuh untuk terus membantu olahraga Tanah Air," ucap Imam Nahrawi saat menghadiri pembukaan Haornas 2019 di Banjarmasin, Minggu (8/9/2019).
"Karena tentu pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak cukup bekerja sendiri, harus di-support, harus ada partisipasi publik yang kuat," sambungnya.
Pria kelahiran Bangkalan, Madura itu sebelumnya juga menegaskan bahwa audisi umum pencarian bakat bulutangkis PB Djarum bukanlah praktik ekploitasi anak.
Karena itu, Imam berharap program pencarian bibit alet-atlet berbakat itu bisa terus berlanjut demi menyokong prestasi Indonesia di kancah internasional.
"Terus berjalan, karena kami sudah melihat dan mendalami soal-soal terkait eksploitasi anak. Tentu kalau itu terjadi, tentunya sudah dilakukan tindakan oleh kepolisian!" ketus Imam Nahrawi.
Baca Juga: Logo Jadi Pangkal Masalah Pro Kontra PB Djarum Mundur
Berita Terkait
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Persiapan Indonesia Jelang Asian Games 2026 Diselimuti Ketidakpastian, Dana Pelatnas Kena Efisiensi
-
Kericuhan Suporter Berulang, DPR Desak Menpora Evaluasi Total Pengurus PSSI
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia