Suara.com - Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Surabaya, jangan lupa untuk mampir ke Museum House of Sampoerna.
Cocok untuk dikunjungi bersama sahabat, Museum House of Sampoerna ini dikenal memiliki koleksi bersejarah dan galeri yang cukup unik.
Belum lagi, Anda juga bisa melihat lebih dekat fasilitas produksi rokok lintingan tangan yang dilakukan oleh lebih dari 2.500 wanita.
Masih menggunakan alat tradisional, kabarnya para wanita ini bisa menghasilkan rokok sebanyak lebih dari 300 batang per jamnya lho.
Kemudian ada pula ruang pamer khusus yang memperlihatkan sejarah desain rokok dari zaman dahulu hingga saat ini.
Gaya arsitektur Belanda dari museum ini dijamin membuat Anda betah untuk belajar sejarah sekaligus mengabadikan momen lewat berfoto.
Sebagai informasi, destinasi wisata bersejarah di Surabaya ini dibangun pada tahun 1862.
Dahulu, lokasi museum ini dipakai oleh panti asuhan yang dikelola oleh Belanda.
Kemudian, pada tahun 1932, seorang pendiri Sampoerna bernama Liem Seeng Tee membeli gedung tersebut dan dijadikannya sebagai fasilitas produksi rokok.
Baca Juga: Tak Melulu Pusat Perbelanjaan, Ini 5 Destinasi Wisata Populer di Surabaya
Usai berkeliling dan menambah wawasan tentang sejarah kretek, alangkah baiknya Anda dapat duduk bersantai di Kafe yang berlokasi tak jauh dari area Art Galery.
Di sini Anda bisa menikmati berbagai camilan ringan serta minuman untuk melepas dahaga sembari mengumpulkan tenaga.
Bagi Anda yang hobi belanja, rasanya tidak afdol bukan kalau belum membeli oleh-oleh?
Nah, di Museum House of Sampoerna ini juga terdapat sudut ruangan yang menjual beragam suvenir khas Surabaya.
Puas berjalan-jalan, Anda bisa berkeliling Surabaya dengan mengendarai bus berwarna merah di halaman museum.
Bertajuk Surabaya Heritage Track, Anda akan dipandu dan dijelaskan terkait sejarah gedung yang dilewati oleh bus.
Berita Terkait
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Big Match Pembuka Pekan, Ini Link Live Streaming Borneo FC vs Persebaya Surabaya
-
Garage Day Surabaya 2026, Momen Berbagi dan Peduli kepada Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan
-
Nova Arianto Ungkap Kriteria Pemain yang Dicari untuk Timnas Indonesia U-20
-
Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
7 Rekomendasi Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah Sebelum Lebaran
-
5 Rekomendasi Body Lotion untuk Menghilangkan Bekas Luka
-
Semarak Berbagi, Paket Pangan dan Ribuan Takjil Disalurkan untuk Anak Panti Asuhan
-
Bolehkah Niat Zakat Fitrah Diwakilkan? Ini Penjelasan dan Ketentuannya
-
The Invisible Villa Hadir di Ubud, Tawarkan Penginapan Transparan dengan Privasi Maksimal
-
30 Link Download Poster Hari Raya Idul Fitri 2026 Gratis untuk Spanduk Maupun Medsos
-
Kapan THR Lebaran 2026 Paling Lambat Cair? Simak Aturan Resmi Pemerintah untuk Karyawan
-
Siapa Profesor Jiang Xueqin? Sosok yang Ramal AS Kalah Perang Lawan Iran
-
Rekomendasi Urutan Nonton 7 Film MonsterVerse: Dari Godzilla ke Kong Sampai The New Empire
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos Mulai 28 Maret 2026, Ini Aturan Lengkap dan Sanksinya