Suara.com - Kota Malang terkenal dengan segudang destinasi wisatanya yang menarik untuk disambangi. Yang sudah sering menikmati liburan di Kota Malang, pasti tak asing lagi ketika mendengar Pasar Burung Splendid.
Tak jauh dari Balai Kota Malang, terdapat Pasar Burung Splendid yang dijadikan tempat untuk melakukan transaksi ikan hias, burung, kelinci dan bunga.
Bukan hanya warga lokal saja, sejumlah wisatawan yang penasaran juga sering berkunjung ke Pasar Burung Splendid ini.
Telah ada sejak tahun 1970-an, sebelumnya tempat tersebut bernama Pasar Senggol Malang.
Dahulu, Pasar Senggol Malang ini menjadi salah satu sentra wisata kuliner tradisional di kota Apel khususnya pada malam hari.
Sejumlah kios makanan dan minuman tradisional memenuhi Pasar Senggol Malang ini setiap harinya.
Mulai dari kue putu, kacang rebus, gorengan sampai dengan martabak dapat Anda temukan dengan mudah di sini.
Dijuluki Pasar Senggol Malang karena situasi pengunjung yang setiap harinya rela berdesak-desakan saat belanja.
Seiring berjalannya waktu, Pasar Senggol Malang ini berubah nama dan fungsi.
Baca Juga: Sasar Pasar Internasional, Kerajinan Nasional Daerah Jabar Gandeng IKEA
Kini Pasar Burung Splendid ini menjadi sentra jual beli berbagai jenis burung, ikan hias dan tanaman.
Pasar Burung Splendid ini buka sejak pagi hari pukul 07.00 dan akan terus ramai sampai dengan pukul 20.00 malam.
Kabarnya, segala jenis tanaman hias yang dijual di Pasar Burung Splendid ini tergolong paling murah lho harganya.
Jika Anda masih penasaran, jangan lupa mampir Pasar Burung Splendid ya saat sedang menikmati liburan di Malang.
Berita Terkait
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut
-
Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan
-
Masjid Istiqlal Dikabarkan Masuk Pasar Modal, OJK: Masih Sebatas Wacana
-
Pasar Modal Serok Rp125 Triliun: Pesta Raksasa yang Lupa Mengundang UMKM
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar
-
Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa
-
Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau