Suara.com - Daerah Sumba, Nusa Tenggara Timur, dikenal punya banyak spot berupa bukit hingga savana yang menarik untuk dijelajahi.
Salah satu spot tersebut adalah Bukit Tanarara yang berada di Matawai La Pawu, Sumba Timur.
Tanarara sendiri memang berarti tanah merah. Hal ini mengacu pada kondisi tanah di bukit tersebut yang memiliki warna merah.
Namun, berkebalikan dengan namanya, hamparan perbukitan ini malah dilapisi rumput yang tampak hijau hingga kekuningan.
Tidak hanya itu, Bukit Tanarara terdiri dari beberapa bukit yang saling bersinggungan dan membentuk lekuk-lekuk cantik sehingga cocok dijadikan latar belakang berfoto.
Selain panorama alamnya yang memukau, Bukit Tanarara juga cocok dijadikan tempat menanti sunrise hingga sunset.
Lalu, ada pula bukit karang-karang yang juga akan mempercantik suasana di Bukit Tanarara.
Warna perbukitan di sini sendiri akan berubah tergantung musim. Bagi Anda yang ingin mendapatkan hamparan bukit hijau nan asri, Anda bisa datang di musim hujan.
Sementara di musim kemarau, warna bukit Tanarara akan cenderung kuning kecokelatan namun tetap tak kalah indah.
Baca Juga: Menyibak Pesona Pulau Nisa Pudu di Nusa Tenggara Barat
Untuk mengunjungi bukit ini, Anda bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tak perlu khawatir karena akses jalanan di sini sudah baik.
Sementara, travelers yang ingin mendaki hingga puncak juga dapat bersantai karena kondisi perbukitan yang cukup landai.
Bukit Tanarara sendiri tidak memungut tiket masuk dari para wisatawan. Semua orang dapat menikmati keindahan bukit ini tanpa membayar.
Nah, tertarik main-main ke Sumba Timur?
Berita Terkait
-
11 Tahun Lawan Tambang, Kisah Mama Aleta dan Tenun Mollo
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat
-
Karhutla 2026: Nusa Tenggara Timur Catat Area Terbakar Terluas, Lampaui Kalimantan
-
Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
Review Good Will Hunting: Saat Logika Jenius Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka Masa Lalu
-
Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan
-
IHSG Menguat, Asing Jualan Rp29,7 Miliar Pekan Ini
-
Viral Diduga Istri Gubernur Kalteng Pamer Saldo Rp460 Juta, Isi Rekening Suami Tembus Rp164 M
-
Kejari Karawang Sita Rp42,54 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi KPR
-
Ulasan Film Munafik: Melawan Iblis, Remake Horor Religi Paling Mencekam!
-
Duar! Ledakan Tabung Gas Elpiji di Dapur SPPG Tasikmalaya, Tiga Relawan Terluka
-
KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
-
Waspada di Ruang Publik! Pria Bawa Celurit Ditangkap Saat Beraksi di Kawasan Sudirman
-
Polisi Periksa 17 Saksi Kasus Pengeroyokan Dua Anggota Polsek Ngawen Blora