Suara.com - Hari Guru Nasional, Ini 13 Fakta Tentang Menjadi Seorang Guru
Senin (25/11/2019) pagi, tagar #selamathariguru dan #harigurunasional menjadi trending di media sosial Twitter Indonesia. Peringatan ini memang merupakan hal yang spesial setiap tahunnya, karena pada momen inilah, kita bisa menunjukkan penghargaan dan ucapan terimakasih terhadap setiap guru yang sudah mengajarkan kita banyak hal hingga saat ini.
Nah, terkait Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November, suara.com akan membagikan beberapa fakta menarik tentang menjadi seorang guru, yang mungkin belum kamu ketahui.
Meski pernyataan berikut mungkin berbeda untuk satu guru ke guru lainnya, namun, mayoritas guru akan merasakan hal di bawah ini terhadap profesinya saat ini. Berikut daftar menariknya, yang dilansir Thoughtco.
1. Guru adalah orang yang paling bersemangat untuk membuat perbedaan. Guru tidak menjadi guru karena mereka cukup pintar untuk melakukan hal lain. Sebaliknya, mereka menjadi guru karena mereka ingin membuat perbedaan dalam kehidupan setiap anak didik mereka.
2. Guru tidak hanya bekerja dari pukul 7 pagi hingga pukul 3 sore. Sebagian besar dari mereka akan datang lebih awal, lembur, membawa pulang kertas untuk ujian dan mengabiskan masa liburan sekolah untuk mempersiapkan tahun ajarab berikutnya.
3. Guru adalah kreatif dan orisinal. Tidak ada guru yang melakukan hal yang persis sama. Bahkan ketika mereka menggunakan ide-ide guru lain, mereka akan melakukan dengan cara mereka sendiri. Mereka juga menikmati kolaborasi, memiliki ide dan praktik terbaik satu sama lain, dan saling mendukung.
4. Guru juga manusia biasa. Mereka memiliki kehidupan di luar sekolah. Mereka juga mengalami hari-hari yang mengerikan dan hari-hari yang baik. Mereka juga pernah membuat kesalahan.
5. Guru juga akan menghormati orang tua yang menghargai pendidikan dan percaya juga saling mendukung dengan apa yang dilakukan guru. Sebaliknya mereka akan merasa jengkel dengan orang tua yang tidak mengerti bahwa pendidikan akan berhasil jika ada kerjasama yang terjalin antara orang tua dan guru.
6. Guru adalah orang yang mengendalikan kontrol. Mereka membencinya ketika segalanya tidak berjalan sesuai rencana. Namun ia juga memahami bahwa masing-masing siswa dan kelas individu berbeda, sehingga menyesuaikan pelajaran untuk memenuhi kebutuhan individu tersebut.
Baca Juga: Sambut Hari Guru Nasional, Menteri Fachrul Razi Senam Bersama Guru Madrasah
7. Guru tidak menjadi guru karena mencari gaji yang besar. Bahkan mereka tahu bahwa mereka biasanya dibayar rendah untuk apa yang mereka lakukan.
8. Guru ingin melihat mantan siswa menjadi warga negara yang produktif dan sukses di kemudian hari. Karena itu mereka akan merasa bahagia dan bangga ketika mereka bertemu dengan mantan siswa yang memberi tahu mereka, betapa siswa tersebut menghargai apa yang dilakukan para guru untuk kesuksesan mereka saat ini.
9. Guru benar-benar menginginkan yang terbaik untuk semua siswa mereka: Mereka tidak pernah ingin melihat seorang anak gagal.
10. Guru memahami bahwa setiap siswa menghadapi situasi yang berbeda, terkadang cukup menantang, baik di rumah dan sering kali mereka pergi keluar sekolah untuk membantu siswa mereka mengatasi situasi tersebut.
11. Guru merasa seperti tidak pernah ada cukup waktu dalam sehari. Selalu ada lebih banyak yang mereka rasa perlu mereka lakukan.
12. Guru ingin selalu menjaga jalur komunikasi terbuka antara mereka dan orang tua siswa mereka sepanjang tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Terpopuler: Link Gratis Buku Broken Strings Aurelie Moeremans hingga Tren Warna Baju Lebaran 2026
-
6 Merk Kaos Lokal Selevel Adidas-Uniqlo, Bahan Nyaman Rp 50 Ribuan Keren Buat Nongkrong
-
6 Shio Paling Beruntung pada 11 Januari 2026, Akhir Pekan Kebanjiran Rezeki
-
5 Rekomendasi Sandal Empuk untuk Kesehatan Lansia, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
7 Vitamin Wajib untuk Lansia, Atasi Badan Lemas Tubuh Auto Bertenaga
-
5 Rekomendasi Parfum Mobil Terbaik yang Tidak Bikin Pusing dan Mual
-
5 Rekomendasi Sepatu Safety Krisbow Terbaik untuk Kerja, Aman dan Nyaman
-
Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Dipakai di Usia 50-an? Simak Anjuran Dokter Kulit
-
5 Sepatu Velcro Lokal Tanpa Tali, Solusi Anti Repot Buat Orang Tua
-
5 Sabun Cuci Muka Pilihan Paling Aman untuk Lansia, Ampuh Rawat Kulit Menipis