Suara.com - Tanjung Pinang punya aneka destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi, seperti Pulau Penyengat dan Pantai Trikora. Tak hanya itu, Tanjung Pinang juga punya destinasi wisata baru yang ikonik.
Namanya adalah Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Baru diresmikan pada tahun 2017 silam, vihara ini lekas menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan.
Vihara Ksitigarbha Bodhisattva sendiri lebih sering disebut Vihara 1.000 Wajah atau Vihara 1.000 Patung.
Alasannya, daya tarik utama vihara tersebut ada pada ratusan patung yang menghiasi kompleks vihara.
Meski jumlahnya tak sampai seribu, namun vihara ini tetap disebut Vihara 1.000 Wajah. Diketahui, jumlah patung sebenarnya hanya mencapai 500-an.
Patung-patung itu sendiri konon merupakan patung murid Buddha atau yang disebut Arahat. Arahat sendiri merupakan sebutan untuk mereka yang sudah mencapai tingkat kesucian spiritual tertinggi dalam agama Buddha.
Uniknya lagi, patung Arahat ini semua memiliki ekspresi berbeda. Ini dikarenakan patung Arahat merupakan gambaran dari berbagai sifat dan watak manusia, mulai dari bahagia, marah, sedih, dan lain sebagainya.
Patung-patung yang terbuat dari batu granit ini juga dibuat oleh seniman asli China, sebelum akhirnya dikirimkan langsung ke Indonesia.
Selain patung-patung Arahat yang menjadi daya tarik utama, ada juga patung Buddha setinggi lima meter yang menghiasi bagian depan vihara.
Baca Juga: Mencicipi Uniknya Mie Lendir, Kuliner dari Tanjung Pinang yang Kaya Rasa
Belum lagi, bangunan Vihara 1.000 Wajah ini punya arsitektur yang megah layaknya Tembok Besar China.
Tak heran, Vihara Ksitigarbha Bodhisattava pun disebut-sebut sebagai salah satu vihara terbesar di Asia Tenggara.
Vihara 1.000 Wajah sendiri berlokasi di Jl. Asia Afrika km 14, Tanjung Pinang.
Untuk mengunjunginya, travelers hanya perlu membayar Rp 5.000 saja. Sementara, jam buka vihara adalah pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Berita Terkait
-
Masjid Perahu di Cilacap Jadi Rest Area Favorit Pemudik Jalur Selatan
-
Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Khidmat Ibadah Malam Imlek di Vihara Boen San Bio Tangerang
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
3 Destinasi Wisata Favorit di Pulau Lantau Hong Kong untuk Liburan Imlek saat Musim Hujan
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
5 Rekomendasi Bodycare Wardah dan Manfaatnya untuk Perawatan Sehari-hari
-
5 Sepatu New Balance Diskon 50 Persen di Sports Station, Gaya Kekinian Hemat Uang
-
Harga Plastik Melonjak, Bisakah Momentum Ini Dorong Gaya Hidup Lebih Ramah Lingkungan?
-
Mending Cushion atau Skin Tint untuk Hasil Natural? Cek Perbedaan dan 6 Rekomendasinya
-
7 Sunscreen untuk Pria Terbaik Anti Whitecast, Wajah Natural Tanpa Belang
-
Kekhawatiran Gula Anak Meningkat, Roti Berbasis Kini Stevia Jadi Pilihan Masyarakat
-
5 Pilihan Gel Moisturizer Wardah untuk Atasi Kusam hingga Breakout
-
6 Seri Puma Palermo Sedang Diskon Besar hingga Rp500 Ribu, Cek Daftar Harganya
-
Kapan Iduladha 2026? Cek Tanggal dan Jadwal Cuti Bersama Menurut SKB 3 Menteri
-
Bukan Sekadar Main Game, Komunitas dan Kreator Jadi Kunci Besarnya Industri Gaming Asia Tenggara