Suara.com - Tren Desain Interior 2020: Japandi, Perpaduan Gaya Jepang dan Scandinavia
Gaya hidup yang sibuk saat ini membuat kita lebih banyak beraktivitas dan menghabiskan waktu di luar rumah. Hal ini berdampak pada berkurangnya waktu berkualitas yang kita rasakan di rumah. Rumah, alih-alih sebagai tempat ternyaman untuk pulang dan beraktivitas, akhirnya dianggap sebatas tempat singgah sebelum kembali pada rutinitas.
Berangkat dari kondisi tersebut, Japandi hadir sebagai gaya hidup dan interior yang mengingatkan kembali setiap orang pada esensi kehidupan sehingga mereka dapat menikmati momen-momen terbaik di rumah.
Japandi sebagai tren gaya hidup dan interior di tahun mendatang, disebut-sebut dapat mengangkat sisi humanis dari sebuah hunian, yaitu kehidupan penghuninya. Karena merupakan kombinasi dua konsep desain interior populer, yaitu Japanese dan Skandinavia, maka penggabungan karakter khas kedua gaya memperlihatkan kesatuan desain yang estetis.
Bagi Japandi, perpaduan dua gaya juga berarti mengoptimalkan dua fungsi. Dengan begitu, desain interior Japandi tak hanya tampil menawan, namun juga mampu memfasilitasi dengan baik kebutuhan penghuninya.
Dikutip dari siaran pers yang diterima Suara.com dari Dekoruma sebagai perusahaan teknologi home, living, dan interior di Indonesia, ada 3 esensi Japandi, yaitu decluttering & organizing, togetherness, dan relaxing at home. Jika diterapkan dengan tepat, ketiganya dapat menciptakan harmonisasi yang membantu semua orang dalam menikmati hidup lebih berkualitas di rumah. Misalnya, dengan membuat rumah yang nyaman untuk beraktivitas melalui decluttering & organizing, menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang lewat togetherness, serta menikmati saat-saat santai di rumah dengan relaxing at home.
“Pada praktiknya, Japandi bisa diterapkan pada gaya hidup dan interior setiap orang, mulai dari pekerja, ibu rumah tangga, sampai desainer interior profesional”, ujar Dimas Harry Priawan, CEO Dekoruma.
Dengan Japandi, masyarakat tak lagi menganggap rumah sebatas tempat singgah, namun sebagai ruang nyaman untuk beraktivitas yang selalu membuat setiap orang jadi ingin pulang.
Desain Japandi juga mengsung konsep space-saving dengan mengutamakan hal-hal mendasar dalam kehidupan. Japandi akan memaksimalkan ruang dan memanfaatkan setiap area kosong yang ada, salah satunya melalui penggunaan furnitur multifungsi yang hemat tempat.
Baca Juga: Serba Digital, Saatnya Milenial Kenal Teknologi Desain Interior
Selain furnitur multifungsi dengan konsep space-saving-nya, desain interior Japandi yang akan menjadi tren di tahun 2020 juga identik dengan elemen tertentu, seperti cat berwarna terang dan finishing lightwood yang menciptakan suasana rileks, hangat, dan clean pada ruang.
Tentunya hal ini sesuai dengan hakikat utama Japandi dalam membantu masyarakat menikmati momen-momen terbaik di rumah agar dapat hidup dengan lebih berkualitas.
Ingin menerapkan desain Japandi di rumah Anda tahun 2020 ini? Dekoruma menghadirkan berbagai tips interior di 2020 Trend: Essential Life at Home untuk siapapun agar bisa mengadopsi gaya interior Japandi di rumah dengan mudah dan praktis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Promo Kue Kaleng Indomaret Alfamart 2026 Terbaru, Potongan Harga Gede-gedean untuk Lebaran
-
3 Resep Kue Kering Lebaran Tanpa Oven, Anti Ribet Cuma Pakai Teflon
-
Apakah STNK Bisa Digadai? Tak Cuma BPKB, Cek Syarat Lengkapnya
-
Cap Go Meh 2026 Libur atau Tidak? Cek Daftar Tanggal Merah Bulan Maret
-
Rahasia Puasa Nyaman: Pentingnya Sirkulasi Udara di Rumah
-
5 Kepribadian Unik Orang yang Suka Bangun Pagi Menurut Penelitian
-
9 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Buya Yahya, Lengkap dan Jelas!
-
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
-
Kena Sanksi Gegara Istri, Berapa Lama Pengabdian 2n+1 Aryo Iwantoro yang Belum Diselesaikan?
-
Belajar dari Dwi Sasetyaningtyas, Bolehkah Alumni LPDP Pindah Kewarganegaraan?