Suara.com - Predikat Gerbong Maut untuk Gerbong Khusus Perempuan, Ini Kata PT KCI
Jika kamu salah satu pengguna kereta commuter line (KRL) pasti kamu berusaha sebisa mungkin menghindari jam sibuk orang berangkat dan pulang kerja, karena gerbong akan penuh sesak dan pengap.
Di banding gerbong campuran, gerbong khusus wanita saat jam sibuk disebut lebih 'mengancam' bahkan tak jarang gerbong ini disebut sebagai gerbong maut, karena selain berjubel yang juga akan memancing emosi penggunanya yang berebut tempat.
Melihat hal ini VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba meminta masyarakat untuk menghilangkan stigma tersebut, karena tidak sedikit perempuan yang menganggap saat jam sibuk gerbong campuran lebih baik.
"Tidak ada gerbong maut, itu istilahnya ada sebagian orang lebih nyaman di gerbong campuran, jadi saya pikir pola pikir kita harus berubah," ujar Anne dalam kampanye 'Transportasi Yang Aman untuk Semua' di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019).
Anne menyoroti, kemalasan para penumpang untuk transit jadi salah satu penyebab penuhnya berbagai gerbong KRL. Padahal kata Anne dengan transit akan membuatnya lebih nyaman dan tidak berdesak-desakan dengan penumpang yang berjubel.
"Kita melihat bahwa kita masih enggan untuk transit. Saya pengguna dari Universitas Indonesia (UI) ke Jakarta Kota, tapi apapun yang naik di UI pasti saya naik, karena biasanya di stasiun Kalibata sudah mulai longgar," ungkap Anne
"Biasanya solusi kepadatan tersebut bisa dilakukan dengan naik kereta apa saja yang lewat, kalau tujuan Manggarai itu lebih kosong, saya sarankan kepada pengguna commuter line tidak apa-apa untuk transit atau memilih stasiun seperti Tebet, seperti Cawang itu bisa untuk melanjutkan perjalanan," sambungnya.
Sementara, jika saat jam sibuk banyak perempuan merasa tidak nyaman di gerbong campuran dan lebih memilih gerbong khusus wanita yang pada akhirnya berdesakkan. Anne mengatakan pihaknya tidak bisa menambah gerbong khusus perempuan mengingat mayoritas pengguna KRL adalah laki-laki.
Baca Juga: KAI Sayangkan Rendahnya Kesadaran Wanita yang Vaping Dalam Gerbong Kereta
"Itu mayoritas penumpang laki-laki, saya kurang ingat (angkanya), tapi di atas 60 persen itu laki-laki," paparnya.
Membuat semua penumpang merasa aman dan nyaman tetap jadi prioritas utama PT KCI baik perempuan maupun laki-laki. Jika perempuan tidak nyaman di gerbong campuran karena takut terjadi pelecehan seksual, Anne mengingatkan pelecehan bisa juga dialami oleh laki-laki, meski kebanyakan laporan mayoritas adalah perempuan.
"Sehingga untuk case-case seperti pelecehan seksual ini pun, kita melakukan edukasi, karena ternyata korbannya tidak hanya wanita tetapi juga pria. artinya kans untuk menjadi korban itu sama, pria dan wanita," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral
-
Diakui di Kancah Internasional, Pegadaian Raih Penghargaan Best Sukuk - SME di Kuala Lumpur