Suara.com - 5 Kesalahan Pimpinan yang Bikin Karyawan Resign, Nomor 2 Nyebelin Banget!
Anda pernah memikirkan untuk resign dari pekerjaan karena atasan atau pimpinan perusahaan yang tidak enak? Jika ya, mungkin mereka melakukan salah satu dari 5 hal berikut ini.
Dilansir Popular-world.com dari Huffington Post, sebagian besar menyalahkan kondisi yang terjadi dan menghiraukan masalah sebenarnya, yaitu karyawan resign karena meninggalkan bosnya. Nah, masalah ini bisa dihindari kalau para pemimpin perusahaan mau berusaha lebih keras.
Apa saja kesalahan yang sering dilakukan pimpinan sehingga karyawan resign? Simak daftarnya berikut ini:
1. Memberi pekerjaan terlalu banyak
Yang paling melelahkan bagi karyawan tentu pekerjaan yang banyak. Memang sangat menggoda untuk membuat karyawan terbaik bekerja sekeras mungkin. Tapi para manajer cenderung terperangkap dan malah membuat karyawan tidak nyaman.
Pekerjaan yang berat justru membuat karyawan merasa dihukum. Sebuah riset menunjukkan produktivitas menurun ketika pekerja harus bekerja 50 jam dalam seminggu. Lebih dari itu produktivitas turun tajam.
2. Tidak melihat kontribusi dan tidak memberi penghargaan
Sekedar menepuk bahu ketika karyawan bekerja dengan baik sudah menunjukkan bentuk penghargaan seorang manajer. Namun, para manajer sering lupa dengan hal ini.
Baca Juga: Diberi THR Kebanyakan, ART Sandra Dewi Malah Resign
Mereka perlu berkomunikasi dengan stafnya supaya merasa betah. Di sisi lain, para manajer juga harus memberikan penghargaan untuk pekerjaan baik yang dilakukan karyawan.
3. Tidak peduli dengan karyawan
Hampir sebagian besar karyawan memilih resign karena hubungan yang tidak baik dengan bosnya. Perusahaan yang cerdas tahu cara mengarahkan para manajer memperlakukan karyawan dengan manusiawi.
Mereka adalah para bos yang bergembira ketika stafnya sukses, berempati ketika ada yang mengalami masa sulit, dan memberi tantangan kepada karyawan.
4. Tidak menghargai komitmen
Ketika seorang manajer memegang komitmen maka ia akan terlihat bisa dipercaya dan bertanggung jawab dari karyawannya. Tapi seorang manajer yang tidak berkomitmen akan dipandang sebaliknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
6 Rekomendasi Foundation Cair yang Bagus dan Minim Oksidasi, Wajah Cerah Seharian
-
14 Shade Cushion Wardah Colorfit untuk Semua Jenis Kulit, Jangan Sampai Salah Pilih Warna
-
Jadwal Lengkap Rundown Festivaaal Marapthon: The Last Tale di Istora Senayan, Open Gate Jam Berapa?
-
7 Pekerjaan Paling Cocok untuk Gemini Sesuai Karakter Zodiaknya
-
8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
-
3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
-
Bayar Utang atau Berkurban, Mana yang Harus Didahulukan Menurut Islam?
-
Bolehkah Makan sebelum Salat Idul Adha? Simak Penjelasan Ini untuk Menjawab Kebingungan
-
Kurban Online untuk Iduladha Apakah Sah? Ini Hukum dan Tata Caranya
-
6 Cara Memakai Parfum agar Tahan Lama untuk Wanita Berhijab, Wangi Seharian Walau Aktif Bergerak