- Umat Islam dianjurkan mengikuti sunnah Rasulullah untuk tidak makan sebelum salat Idul Adha.
- Hukum ini bersifat sunnah.
- Ada beberapa hikmah di balik anjuran tersebut.
Suara.com - Menjelang hari raya kurban, banyak umat Islam yang bertanya-tanya, "bolehkah makan sebelum salat Idul Adha?"
Pertanyaan ini muncul karena adanya perbedaan kebiasaan antara perayaan Idul Fitri dan Idul Adha.
Untuk menjawab kebingungan tersebut, mari kita simak penjelasan lengkap mengenai hukum, dalil, hingga hikmah di balik anjuran tidak makan sebelum salat Idul Adha berikut ini.
Hukum Makan sebelum Salat Idul Adha
Berbeda dengan Idul Fitri yang disunnahkan untuk makan pagi terlebih dahulu, pada Idul Adha, kita justru dianjurkan untuk menunda makan sampai selesai menunaikan salat Id.
Mengutip dari laman Langkah Amanah, Nabi Muhammad disebutkan tidak makan apa pun sebelum menunaikan shalat Idul Adha, dan baru makan setelah menyembelih hewan kurban.
Hal itu tertuang dalam hadis yang diriwayatkan dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:
"Rasulullah shallallahu ‘allaihi wa sallam biasa tidak keluar pada hari raya Idul Fitri sebelum makan, dan beliau tidak makan pada hari Idul Adha sampai beliau kembali (dari salat Id), lalu beliau makan dari daging sembelihannya." (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).
Namun, perlu digarisbawahi bahwa hukum hal ini adalah Sunnah, bukan wajib.
Artinya, jika seseorang merasa sangat lemas, sakit, atau memiliki kondisi medis tertentu seperti maag akut yang mengharuskannya makan, maka tidak berdosa jika ia makan sebelum berangkat salat.
Baca Juga: Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam
Hikmah di Balik Anjuran Tidak Makan sebelum Salat Id
Ada beberapa alasan dan hikmah mengapa Rasulullah SAW mencontohkan untuk menunda makan sebelum salat Idul Adha:
1. Mengikuti Sunnah Rasulullah
Sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, umat Islam berupaya meniru adab beliau dalam merayakan hari besar.
Hal ini merupakan bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah SWT.
2. Menyegerakan Penyembelihan Kurban
Anjuran tidak makan ini juga bertujuan agar umat Islam segera melaksanakan salat Id, lalu segera menyembelih hewan kurban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan