Suara.com - Kaum milenial masa kini tak lagi bergantung pada musim liburan untuk melakukan traveling. Bagi mereka, traveling tetap bisa dilakukan meski hanya selama 2 hari di akhir pekan.
Nah, bicara soal tren liburan 2020, George Hendrata, Chief Executive Officer tiket.com mengungkap ada 4 hal yang jadi pertimbangan generasi milenial ketika memilih destinasi liburan. Apa saja?
1. Tempat yang tergolong baru
Milenial sangat tertarik untuk mengunjungi tempat baru yang bisa dieksplor, terutama yang belum banyak dikunjungi oleh orang. Wajar, sih, mengingat mereka juga sangat suka membagikan momen liburan di media sosial. Dan tentunya akan ada rasa bangga ketika mereka mem-posting destinasi baru. Mereka sangat suka dengan fakta bahwa mereka dapat memberi pengaruh atau mengajak orang lain ke tempat beru tersebut.
2. Lokasi bagus dan cenderung sepi
Traveling bagi anak milenial seumpama fesyen. Semakin banyak orang yang memakai atau menggunakan fesyen tersebut, justru akan semakin dihindari. Begitu juga dengan tempat wisata, milenial akan cenderung menghindari tempat-tempat yang mainstream. Mereka lebih memilih lokasi yang tidak banyak orang tahu karena itu lebih nyaman bagi mereka.
"Seperti fesyen, kalau beli baju, banyak orang pakai baju yang sama, mereka nggak suka. Sama juga kalau untuk traveling, mereka pergi ke tempat yang lebih sepi," ujar George saat memperkenalkan kantor baru tiket.com di Menara BCA, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020).
3. Eco tourism dan sustainable
Baca Juga: 4 Cara Ampuh Atasi Susah BAB saat Traveling
Umumnya, tempat wisata cenderung mengakomodasi kepentingan pengunjung dengan cara menyesuaikan diri dengan culture pengunjung. Tapi, bagi kaum milenial, hal ini sama sekali tidak asyik. Mereka cenderung mencari destinasi dengan adat dan kebudayaan setempat, sehingga tidak merusak lingkungan dan alam, yang belakangan makin dikenal dengan istilah eco tourism atau sustainable.
"Eco tourism ini yang sustainable, hal yang lebih nyambung ke culture. Daerah ini culture-nya beda-beda, baru. Bukan hanya pemandangannya, tipe dari makanannya juga beda, dari culture juga beda. Ini yang (membuat) jadi menarik," jelas George.
4. Kemudahan akses
Beberapa tahun belakang, banyak yang menyebut traveling di dalam negeri lebih mahal dibanding ke luar negeri. Namun kini tidak lagi, karena pemerintah sudah membangun berbagai akses infrastruktur agar pariwisata dalam negeri lebih maju, seperti pembangunan bandara, terminal, dan sebagainya.
Dengan begitu, akan semakin banyak tujuan penerbangan, yang membuat biaya perjalanan jadi lebih murah karena aksesnya sudah dibuat.
"Misalnya, saya pertama kali ke Labuan Bajo 3 tahun lalu nggak ada direct flight, sekarang ada direct flight, terus airport juga bagus. Sumba juga sama, dulu kecil, (rasanya) seperti datang ke pangkalan bus. Sekarang lebih bagus, dia bisa lebih banyak flight ke sana, jadi akses itu penting," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Urutan Hair Care untuk Menghilangkan Uban Usia 40 Tahun ke Atas
-
Terpopuler: Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans hingga Sepatu Jalan Kaki Terbaik
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
3 Lipstik Viva Mulai Rp18 Ribuan untuk Wanita Usia 40-an, Bikin Wajah Tampak Awet Muda
-
3 Rekomendasi Susu Khusus untuk Pasien Kanker, Harga di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau