Suara.com - Band metalcore asal Amerika Serikat, As I Lay Dying, akan mengadakan konser di Singapura pada 18 Januari 2020. Konser ini juga jadi yang pertama di Asia Tenggara setelah band yang satu ini hiatus pada 2014 lalu. Mereka pun kembali setelah sang vokalis, Tim Lambesis, ditangkap polisi karena coba bunuh diri.
Nah, momen konser di Singapura nanti juga pasti akan ditunggu-tunggu oleh para penggemar mereka. Kamu yang berencana untuk menonton konsernya juga di Singapura mungkin butuh beberapa tips di bawah ini!
1. Dengarkan Lagu di Album Baru
Setelah lama tidak mengeluarkan album, As I Lay Dying pun akhirnya kembali merilis album bertajuk Shaped by Fire pada September 2019 lalu. Untuk itu, kamu perlu dulu mendengarkan, menelaah, dan mungkin menghafal lirik-liriknya.
Mungkin lagunya tidak akan dibawakan semua, tapi setidaknya kamu tahu kalau lagu tersebut merupakan lagu baru. Ada beberapa lagu yang perlu kamu tahu, mulai dari My Own Grave, Shaped by Fire, dan Blinded yang masuk di album baru mereka.
2. Pilih Pakaian yang Tepat
Konser band metalcore sebenarnya punya peraturan tidak tertulis. Kamu harus mengenakan t-shirt berwarna gelap. Jika memang bisa diusahakan, pakailah baju band official As I Lay Dying. Dengan begitu, kamu akan benar-benar mendukung band ini untuk tetap maju dan berkembang.
Untuk bawahan, celana jeans yang nyaman untuk larut dalam lagunya bersama dengan orang-orang lainnya pun cukup. Satu hal penting, pakailah sepatu yang kuat dan nyaman karena dijamin kamu akan melakukan banyak gerakan tanpa sadar.
3. Bawa Barang Seperlunya
Kamu akan menonton konser di luar negeri dan sebaiknya tidak melakukan hal-hal yang akan membahayakan nantinya. Setidaknya, kamu tetap membawa KTP atau tanda pengenal lainnya untuk berjaga-jaga. Bila memang tidak terlalu dibutuhkan, tinggalkan saja paspor penginapan.
Ada baiknya juga siapkan uang tunai selama di sana. Mungkin kamu butuh membeli air minum setelah konser berakhir nanti. Uang tunai juga pasti kamu butuhkan untuk memberikan uang tip kepada supir taksi saat akan kembali ke hotel nantinya.
4. Perhatikan Mosh Pit
Dalam konser metal, akan ada area kecil di depan panggung yang sengaja dibuat oleh para penonton. Area tersebut memang khusus dibuat untuk moshing dan memang bukan diciptakan untuk semua orang. Dalam aera tersebut, orang akan saling dorong untuk mengikuti lagunya.
Baca Juga: Billie Eilish Siap Gelar Konser Tunggal di Jakarta
Kamu pun tidak harus berada di dalam sana saat menonton konser As I Lay Dying. Jika ingin menikmati lagu dan aksi panggung, kamu bisa berdiri di depan panggung saja. Namun, kamu bisa lebih akrab dengan penggemar musik metalcore lainnya saat berada di mosh pit.
5. Istirahatkan Telinga
Mendengarkan musik keras berjam-jam dari As I Lay Dying mungkin akan membuat telinga kamu lelah dan sedikit berdengung. Malahan, ketajaman pendengaran pun akan sedikit menurun setelah konser selesai. Mungkin kamu akan sedikit berbicara lantang saat perjalanan pulang
Untuk itu, kamu perlu mengistirahatkan telinga setelahnya. Sebaiknya jauhkan dulu telinga kamu dari earphone atau headphone setelahnya. Kalau memang mau tetap mendengarkan musik, pilih lagu easy listening dan menenangkan.
Namun, kamu tetap harus semangat saat datang ke konser As I Lay Dying. Bukan hanya kamu, para personel pun dijamin akan menampilkan sesuatu yang berkelas saat mereka naik ke atas panggung. Nah, untuk bisa ke sana, beli saja tiket Singapore Airlines Traveloka sekarang. Selama menonton konsernya!
Berita Terkait
-
Traveloka Paylater Gandeng BNI Bantu Konsumen Rencanakan Perjalanan Liburan
-
Traveloka Dorong Kunjungan Wisatawan Asing Amazing Deals to Indonesia
-
Doraemon Bantu Promosi Traveloka Xperience
-
Cuma Satu Jam! Traveloka Epic Hour, Diskon Hotel sampai 80 Persen
-
Berburu Tiket Murah di Traveloka Epic Sale, Bisa Sambil Main Games!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa