Suara.com - Banyak orang percaya menulis bisa jadi ajang terapi psikologis, karena secara tidak langsung membantu mengeluarkan emosi dari dalam tubuhnya.
Seperti yang pernah dilakukan almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie, yang akhirnya menulis buku agar sembuh dari rasa sedih dan depresi mendalam karena ditinggal sang istri, Ainun.
Nah, ngomong-ngomong soal menulis buku, belakangan semakin banyak publik figur yang menulis buku, baik by experience atau pengalaman, maupun buku-buku puisi. Lalu apakah semua buku dari publik figur akan selalu dilirik penerbit?
Ternyata tidak juga! Menurut penerbit PT. Elex Media Komputindo melalui Ida Bagus Kade Syumanjaya selaku Elex Fiction and Non Books Manager, dikatakan bahwa pihaknya akan lebih dulu melihat cara berkomunikasi si artis maupun publik figur kepada penggemar melalui sebuah karya.
"Kalau dari kami melihatnya para public figur ini memiliki fans mereka sendiri, dan selama ini kami lihat cara berkomunikasinya lewat karya publik figur, entah penyanyi, pemain sinetronk atau pemain film," ujar Syumanjaya di Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).
"Nah, ya kami lihat dengan adanya fans ini apakah cara berkomunikasi yang lain akan berikan dampak positif, makanya ada beberapa yang kita coba. Nah, ternyata baik juga dengan dia menerbitkan buku," lanjutnya.
Untuk kategori buku juga tidak sembarangan, karena setiap publik figur, kata Syumanjaya, akan selalu punya passion menulis. Misalnya tentang motivasi, parenting, puisi, ataupun perjalanan kisah cinta. Asal si penulis punya kategori yang jelas dan tidak mengawang-awang.
"Kategori bukunya harus kita bidik, karena mungkin nggak akan sama jenis bukunya antara satu publik figur dengan publik figur yang lain. Mungkin ada yang model cerita kehidupan mereka, kaya Ayudia dan Ditto di Elex Media itu tentang perjalanan kisah cinta mereka. Nanti di tahun 2020 ini ketika mereka sudah punya anak," jelasnya.
Tren artis menulis buku memang tidak ramai sebelumnya. Ia melihat tren semakin meningkat seiring juga dengan meningkatnya penggunaan media sosial. Sehingga para artis mudah memasarkannya melalui media sosial.
Baca Juga: Teman Leyeh-Leyeh, Ini 5 Buku Fiksi Pilihan yang Paling Dicari
"Sebenarnya dengan makin meningkatnya penggunaan media sosial, kita lihat, karena sampai saat ini media sosial digunakan cukup intens, dan memang pergeseran cukup cepat. Kalau dulu Facebook, nah sekarang ke Instagram, ke Youtube juga," paparnya.
Pergeseran itulah yang akhirnya membuat para konten kreator di Youtube banyak membuat bukunya sendiri. Seperti Diary Misteri Sarah (DMS), milik kanal youtube indigo Sara Wijayanto. Sara menulis buku karena untuk berbagi alasan mengapa ia membuat kanal youtube, dan Syumanjaya akui itu memang menarik untuk diterbitkan.
"Seperti DMS. Nah, itu laku juga, ternyata kami dekati ternyata ada pesan di balik beliau buat DMS. Ternyata menarik juga, apa yang disampaikan ke masyarakat," tutup Syumanjaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Link Resmi Simulasi TKA SD dan SMP 2026, Gratis untuk Persiapan Ujian
-
PPPK Paruh Waktu Apakah Dapat THR 2026? Simak Penjelasan dan Aturannya
-
Sambut Momen Lebaran dengan Parfum Berteknologi Adaptif Unik, Aroma Manisnya Bikin Nyaman Seharian
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Pekerja Lepas dan Freelancer Berhak Dapat THR, Begini Cara Hitungnya agar Tak Tertipu
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly
-
Cara Hitung THR Karyawan Swasta Masa Kerja Kurang 1 Tahun, Jangan Sampai Dikibuli!
-
Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!