Suara.com - Seru dan Akrab, WNI dari Wuhan Bermain Engklek di Natuna
Kata 'isolasi' WNI dari Wuhan di Natuna terdengar menyeramkan. Terbayang penjagaan ketat hingga terbatas melakukan banyak hal. Nyatanya, Sejumlah WNI dari Wuhan di Hanggar Bandara Raden Sadjad Natuna, Kepulauan Riau yang menjalani proses observasi virus corona bisa beraktifitas dan bermain lho.
Mungkin sebagian besar orang mengira, WNI dari Wuhan ini akan diisolasi hingga tak mampu melihat dunia luar selama berada di Natuna. Padahal, sebisa mungkin WNI dari Wuhan dipastikan tidak merasa stres atau tertekan selama observasi virus corona berjalan.
Pihak Kementerian Kesehatan membuat proses observasi lebih menyenangkan dengan membuat sejumlah aktivitas menjadi lebih seru dan tak terlupakan.
Di pagi hari, WNI dari Wuhan diajak untuk melakukan olahraga bersama. Kemudian, demi mempererat keakraban satu sama lain, WNI dari Wuhan ini juga sempat bermain permainan tradisional.
"Asik benar ya! Permainan tradisional. Aduh apa namanya ya? Di kampungku 'Ingkling'. Banyak aktivitas yang bisa dijalankan. Jadwal disusun agar suasana di tempat observasi lebih menyenangkan dan sehat pastinya," tulis akun @anjarisme dikutip Guideku.com, Senin (3/2/2020).
Tak pandang usia, WNI dari Wuhan ini terlihat berkumpul di hanggar dan melakukan permainan tradisional seperti engklek, lompat tali, hingga cublak-cublak suweng.
Engklek sendiri diketahui merupakan permainan tradisional asli Indonesia. Cara bermain engklek cukup menantang dan menyenangkan. Peserta engklek diharuskan melompat dengan satu kaki di setiap petak yang sudah digambar menggunakan kapur.
Di sejumlah daerah khususnya Pulau Jawa, permainan tradisional engklek ini punya sebutan lain. Mulai dari Sundamanda hingga Jlong Jling. Bagaimana dengan di tempatmu, permainan serupa disebut apa?
Baca Juga: Nikita Mirzani Sebut Musuh-musuhnya Virus Corona, Tessa Mariska Tersindir
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?