Suara.com - Support Mental Pasien Kanker, Anak Ini Potong Rambut Panjangnya
Rambut adalah mahkota bagi perempuan, maka memberikannya menjadi tanda cinta dan bentuk dukungan serta apresiasi besar seseorang. Hal itu pula yang ingin disampaikan pada kegaitan Hair to Share Yayasan Kanker Indonesia dan Siloam Hospitals Semanggi pada Rabu (12/2/2020) di MRCCC Siloam Hospitals.
Dukungan atau motivasi dari lingkungan sekitar merupakan salah satu "obat" penting bagi penderita kanker, khususnya bagi pasien kanker yang mengalami kebotakan usai menjalankan kemoterapi.
Maka kegiatan Hair to Share atau berbagi rambut sebagai bentuk kepedulian kepada penderita kanker. Sumbangan rambut tersebut nantinya akan dibuat menjadi rambut palsu (wig) untuk disumbangkan kepada pasien kanker melalui YKI dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari lalu.
Menariknya, peserta yang mengikuti aksi Hair to Share tidak hanya datang dari kalangan orang dewasa melainkan juga dari anak-anak.
Larissa, bocah berusia 5 tahun, datang bersama ibunya untuk menyumbangkan 25 cm rambutnya untuk mendukung penderita kanker.
"Ikut mama mau potong rambut untuk kasih ke mereka yang nggak punya rambut," katanya saat diwawancara Suara.com.
Ada juga penyumbang yang menyumbangkan rambutnya setelah 17 tahun tidak pernah dipotong. Ia memberikan lebih dari 100 cm rambutnya untuk penderita kanker.
Sementara itu, Helen Martini, Ketua Yayasan Kanker Indonesia, menuturkan kegiatan Hair to Share bukan hanya dinilai dari berapa banyak yang kita berikan, akan tetapi seberapa besar cinta yang kita berikan. Mungkin ungkapan tersebut tepat untuk menggambarkan kepeduliaan para pendonor yang telah rela membagikan rambutnya. Para pendonor juga memiliki harapan yang sama bahwa penderita kanker harus tetap semangat dan yakin pada diri sendiri untuk sembuh.
Baca Juga: Takut Botak Kayak Pangeran William, Pangeran Harry Jalani Perawatan Rambut
Ia menjelaskan bahwa syarat agar dapat berbagi rambut dapat dilakukan dengan catatan rambut peserta dinyatakan sehat, tidak beruban, tidak berwarna dan minimal panjang 25 cm. Setiap bulannya, YKI mendapatkan sumbangan banyak rambut dari masyarakat, bahkan mencapai 70 set setiap bulannya.
"Dari berbagai rambut itu, rambut akan diproses untuk pembuatan wig dengan sterilisasi yang bersih untuk kemudian akan diberikan membantu pasien kanker yang mengalami kebotakan usai menjalankan kemoterapi. Jadi, rambut ini bentuk dukungan biar mereka kuat menjalani pengobatan dengan tetap melakukan aktifitas seperti biasa keluar rumah," katanya.
Menurutnya, berbagi rambut atau aksi sosial Hair to Share telah kami rencanakan sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk mensupport mental pasien dan meringankan beban mereka yang telah menjalankan kemoterapi kanker. Umumnya pasien kemoterapi kanker payudara dan pasien kanker serviks.
"Hal ini belajar dari pengalaman saya dulu, saat menjalankan kemoterapi dan harus dibotak, saya menggunakan rambut palsu sintetis dan itu sangat gatal karena dapat menimbulkan alergi. Ketika dapat ramput palsu dari rambut manusia, rasanya percaya diri dan tidak merepotkan alias tidak ada alergi dan gatal," katanya.
Selain kegiatan Hair to Share yang kerap dilakukan oleh YKI ada juga sosialisasi deteksi dini kanker payudara di klinik YKI, kemudian sosialisasi untuk melakukan gaya hidup sehat untuk mencegah kanker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
6 Zodiak yang Bakal Dihujani Keberuntungan di Bulan Juni 2026
-
3 Rekomendasi Lip Tint Tahan Lama, Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
-
6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Kopi Plant-Based Kian Digemari, Susu Kelapa Hadirkan Sensasi Gurih dan Creamy
-
Link Download Naskah Pidato Kepala BPIP untuk Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
-
7 Sunscreen Stick Non-Comedogenic yang Nyaman untuk Kulit Berminyak dan Rentan Jerawat
-
4 Shio yang Diprediksi Keluar dari Masa Sulit pada Hari Ini, Hidup Mulai Lebih Tenang
-
Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 untuk Sekolah dan Instansi, Digelar Serentak 1 Juni
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda