Suara.com - Siapa bilang ilmu hanya bisa didapat melalui bangku sekolah? Buktinya sekelompok pemuda Desa Pujon Kidul, Malang, bisa membantah hal itu. Adalah Udi Syafi'i, Yongki Pratama, Anjik Gunawan, Joko Purnomo, Nurul Saifudin, Mardianto, dan Ibadur Rohman. Tujuh pemuda luar biasa ini bukanlah lulusan bangku kuliah, ataupun sekolah luar negeri ternama. Tapi mereka punya jasa luar biasa memajukan desanya.
Ibadur Rohman (33), yang saat ini menjabat sebagai Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Sejahtera, bersama 7 kawannya, adalah teman sepermainan yang rata-rata lulusan SD, SMP, atau yang paling tinggi SMA.
Tapi mereka mampu membuka lapangan pekerjaan dan memanfaatkan sumberdaya lokal. Baik itu tenaga kerjanya, maupun sumber daya alamnya. Lewat konsep desa wisata, atau tempat yang cukup terkenal Cafe Sawah Pujon, yang terletak di Desa Pujon Kidul, Malang, Jawa Timur.
Ibadur bercerita sejak lulus hingga 2010, ia sempat merantau di salah satu kota di Kalimantan, selama 7 hingga 9 tahun. Hingga akhirnya pulang ke kampung halaman di Pujon Kidul, dan bingung akan melakukan apa karena tidak ada pekerjaan.
Kemudian datanglah Kepala Desa Pujon Kidul Udi Hartoko, yang memberikan suntikkan semangat kepada anak-anak muda ini termasuk Ibadur, untuk tidak menyerah dan menceritakan konsep desa wisata yang sedang dipimpinnya.
Tujuh tahun meyakinkan masyarakat
Kedatangan Udi pada 2010 silam, meyakinkan Ibadur dan teman-temannya, memang memberikan harapan baru. Tapi tidak lantas 'sim salabim', Ibadur bersama rekan-rekannya sempat ragu dan bahkan dianggap sebagai orang gila.
Tiga tahun pertama awal mulai konsep desa wisata Ibadur jalankan hanya bermula dari Event Organizer (EO) seperti motor trail, dangdutan, jalan sehat sepeda trip, wisata edukasi dan sebagainya, yang tentu saja itu menemui pasang surut. Bahkan karena pasang surut itu, banyak rekannya yang sudah 'bongkar-pasang' alias datang dan pergi. Dan laki-laki lulusan SD Atap Pujon Ini salah satu yang bertahan hingga kini.
"Kami bongkar pasang tim itu lebih dari 50 kali, ya ngertilah ketika kegiatan desa semua orang merasa memiliki, kegiatan baru jalan banyak yang datang, kegiatan vakum hilang semua, ya seperti itulah," kata Ibadur kepada Suara.com beberapa waktu lalu di Cafe Sawah Pujon, Malang, Jawa Timur.
Baca Juga: Keindahan Kolam Buatan Alam, Ini Pesona Batu Bekung Batu Malang
Tidak pernah lelah selama 3 tahun, lalu bagaikan oase datanglah bantuan dana dari Dinas Pariwisata setempat, lalu mulai mengukuhkan organisasi. Ibadur dan kawan-kawan mulai terpatik semanganya dan menjalankaj program. Kemudian dari asal mula warung kopi di lereng gunung, dibuatlah dengan desain yang lebih menarik.
Barulah, semakin berkembang pada 2017 berdirilah Cafe Sawah Pujon yang menyerap tenaga kerja asli desa Pujon Kidul, serta sumber daya alam desa tersebut. Bahkan masyarakat desa juga dipersilahkan menjual hasil bumi perternakan dan pertanian desa di sekitar Cafe Sawah.
Pertentangan keluarga
Tujuh tahun bukanlah waktu yang sebentar, selama waktu itu juga Ibadur harus menyakinkan keluarga, khususnya sang istri, tentang niat baik dirinya dan kawan-kawannya.
Yah, meski laki-laki bungsu dari 5 bersaudara ini tidak menampik akan himpitan ekonomi yang membelit, tapi ia mencoba untuk tidak goyah. Lagi-lagi terus menerus ia meyakinkan orang tersayangnya, sampai membuahkan hasil.
"Pertentangan keluarga seperti apa? setiap hari bertengkar dengan istriku. Tapi ya lucu, ya nggak munafik ketika kehidupan membutuhkan ekonomi. Tapi beda keyakinan, ketika memikirkan orang banyak, pasti ada yang memikirkan kita. Arahnya ke sana, realitanya lika-liku kehidupan lah," cerita Ibadur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
5 Model Gamis Remaja Korean Style yang Lagi Hits, Lebaran Jadi Makin Chic
-
55 Kartu Ucapan Lebaran 2026 Kekinian, Siap Dikirim ke Teman dan Keluarga
-
7 Car Seat Newborn sampai Toddler Dibawah Rp1 Juta, Mudik Jadi Aman dan Nyaman
-
Surat Apa Saja yang Dibaca 7 Kali saat Salat Lailatul Qadar? Ini Tata Cara Lengkapnya
-
Berapa THR untuk Ojol 2026? Catat Besaran BHR dan Tanggal Pencairan
-
Kapan Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 dan Arus Balik? Hindari Tanggal Ini Agar Bebas Macet
-
6 Shio Paling Beruntung pada 5 Maret 2026, Siap-Siap Ketiban Hoki!
-
Apa Saja Kriteria Penerima Zakat Fitrah? Kenali 8 Golongan yang Berhak Menerima
-
45 Desain Kartu Ucapan Hampers Lebaran Estetik, Praktis Satset Bisa Diedit Gratis
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov Jabar Sisa 660 Kursi, Cek Rute yang Tersedia di Sini!