Suara.com - Di tengah maraknya desainer muda bermunculan, Barli Asmara punya trik khusus untuk bisa tetap eksis di dunia bisnis fesyen Tanah Air.
Barli yang sudah 20 tahun berkecimpung di dunia fesyen mengatakan ada satu hal yang membuatnya senantiasa bertahan, dan itu adalah 'melihat ego dalam diri'.
"Kalau mau bertahan kita memang jangan terlalu ego. Jadi kita memang harus ada sisi komersilnya," kata Barli di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia mengakui, dirinya sempat terlambat menyadari hal tersebut. Sebab saat awal debut, kata Barli, dirinya terlalu fokus melakukan show sendiri. Hingga memasuki periode 2014-2015, Barli mengaku lelah dengan apa yang dilakukannya.
"Jadi saya harus speak up, harus bangun. Nah, waktu saya bangun itu mana yang akan menyambut saya. Ternyata komunitas hijaber. Udah gak usah pusing, gak usah pindah-pindah haluan," cerita Barli.
Selain ego, kemampuan melihat tren juga sangat dibutuhkan. Ia berusaha jeli melihat apa yang sedang diminati banyak orang. Meski diakuinya, terkadang minat publik berbeda dengan seleranya.
Perihal harga juga menjadi pertimbangannya. Barli tak masalah jika harus menurunkan harga produknya jika hal tersebut justru membuat konsumen memborong barang dagangnya. Hal itu yang kemudian bisa menjadi investasi bagi bisnisnya ke depan.
"Misalnya, masa sekarang orang udah 400 (ribu)an masa Barli mau 4 jutaan. Gak akan laku. Mending 4 juta belinya satu atau satu juta tapi belinya 300?" tuturnya.
Baca Juga: Cuma Lulusan SMK, Desainer Muda Ini Gelar Fashion Show di Paris
"Bisnis sehat itu investasi kecil yang tahu siapa pasarnya, tahu siapa pembelinya, tahu gimana jualannya. Karena kalau dari kecil kita bisa jadi bukit. Bukan dari show besar," pungkas Barli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard