Suara.com - Menutup kegiatan publik hingga kegiatan wisata, sejak dikarantina dan sepi turis, kegiatan di Italia sangat berdampak besar pada kondisi kota. Kini kota turis ini tampak sepi dan lempang.
Diwartakan laman Bored Panda, Selasa (17/3/2020), para ilmuwan melaporkan hal positif dari dampak Covid-19. Badan Antariksa Eropa (ESA) dan beberapa peneliti mengungkap berkurangnya emisi nitrogen dioksida secara signifikan di Italia setelah lockdown dilakukan.
Tak hanya, karantina ini juga membawa dampak baik bagi kondisi air di sepanjang kanal Venice. Disebutkan, air kanal jadi lebih bersih dan bening.
Seorang warga twitter dengan akun @ikaveri membagikan penampakan terkini sejumlah sudut kanal di Venice.
"Inilah efek samping yang tak terduga dari pandemi. Untuk pertama kalinya, air-air yang mengalir di kanal Venice jadi jernih. Ikan-ikan terlihat, dan angsa mau mampir," tulis @ikaveri pada caption seperti dikutip Guideku, Rabu (18/3/2020).
Dalam foto yang disematkan pada postingan tersebut, bagian dasar dari kanal Venice dapat terlihat dengan jelas.
Tak hanya itu, ikan-ikan kecil berwarna hitam pun nampak berenang menyebar, memenuhi sudut kanal yang merupakan salah satu destinasi andalan Italia itu.
Melihat kondisi terbaru kanal Venice yang lebih bersih dan bening, netizen pun lantas memberikan respon beragam di kolom komentar.
"Menyenangkan bisa melihat alam menyembuhkan dirinya sendiri, bahkan lebih cepat dari manusia," tulis seorang netizen.
Baca Juga: Bunuh Bosan Saat Diisolasi, Dua Warga Italia Main Tenis Lewat Jendela
"Bukti bahwa manusia bertanggung jawab untuk menghancurkan lingkungan," ujar netizen lain.
"Aku pernah ke sana saat Juli dan airnya terlihat kotor serta memiliki aroma yang tidak sedap. Aku harap bisa bersih terus seperti ini," timpal netizen lainnya.
Mungkin benar, selagi manusia beristirahat, alam juga ikut menyembuhkan diri. Semoga bisa terus bersih meskipun masa karantina telah berakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian