Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan Hotel Grand Cempaka Business yang terletak di Jakarta Pusat, sebagai tempat tinggal sementara bagi para tenaga medis garda terdepan corona Covid-19 di Jakarta.
Sejak Kamis (26/3/2020) kemarin, sebanyak 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan Jakarta dan RSUD Pasar Minggu telah menempati hotel. Tenaga medis lainnya juga akan menyusul di kemudian hari.
Terlepas dari itu, banyak yang mempertanyakan kualitas dari hotel tersebut, khususnya dari sisi fasilitas. Berikut fakta Hotel Grand Cempaka Business yang berhasil dirangkum Suara.com.
1. Hotel BUMD milik Jaktour Group sejak 1996
Jaktour Group atau PT. Jakarta Tourisindo adalah salah satu Badan Usaha Milik Daerah DKI Jakarta, yang pengelolaannya berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta.
Jaktour sendiri telah berdiri sejak 1996 menangani industri perhotelan dan pariwisata yang ada di DKI Jakarta. Selain Hotel Grand Cempaka Business, ada sebanyak 6 hotel lainnya yang berada di bawah naungan Jaktour, yakni Grand Cempaka Resort Bogor, D'Arcici Alhijra, D'Arcici Plumpang, D'Arcici Sunter, C'One Pulomas, dan C'One Cempaka Putih.
2. Punya fasilitas mumpuni
Di antara semua hotel yang berada di bawah baungan Jaktour, Grand Cempaka Business memang salah satu hotel terbaik yang dimiliki. Mulai dari desain bangunan yang cukup mewah, letaknya yang strategis, dan fasilitas di dalamnya yang cukup mumpuni.
Fasilitas yang disediakan antara lain fitness center, kolam renang, hingga spa dan sauna. Di lengkapi juga dengan meeting room, ballroom dengan kapasitas 1200 orang, serta restoran lounge dan bar.
Baca Juga: Fatwa MUI untuk Tenaga Medis Corona: Boleh Salat Dalam Kondisi Tak Suci
3. Harga Rp 690 ribu per malam
Karena memiliki salah satu kualitas terbaik dengan predikat bintang 4 yang dimiliki Jaktour, harga per malam hotel ini dibanderol mulai Rp 690 ribu per malam untuk satu kamar business class.
Ada sebanyak 230 kamar di hotel ini. Rencananya akan diisi dengan 414 tempat tidur untuk tenaga medis yang menginap, beristirahat, dan makan yang disedikan cuma-cuma oleh hotel ini.
4. Lokasi strategis
Beralamat lengkap di Jalan Letjen R. Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, membuat hotel ini berada di tempat strategis. Jaraknya hanya 1 kilometer dari Jakarta Islamic Hospital, kurang dari 2 kilometer dari ITC Cempaka mas, serta dekat dengan Stasiun Pasar Senen dan Gang Sentiong.
Akses depan hotel berupa jalan besar juga mempermudah mobilisasi. Selain mengandalkan Transjakarta sebagai moda jemput-antar tenaga kesehatan untuk rumah sakit, mereka juga bisa mudah bermobilisasi, meski itu tidak dianjurkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah