Suara.com - Sejak kebijakan social distancing mulai diterapkan, aplikasi Zoom menjadi laris digunakan untuk melakukan rapat online atau kelas online.
Bahkan, terlepas dari kabar mengenai penyalahgunaan data pemakai, Zoom masih digunakan sebagai salah satu cara agar tetap terhubung.
Meski begitu, keberadaan Zoom dan fakta bahwa mayoritas orang-orang tak bisa keluar dari rumah juga memunculkan tren putus cinta terbaru.
Melansir laman Bustle, hal ini disebabkan karena mayoritas orang masih menerapkan social distancing. Sementara, ada pula orang-orang yang memang sudah mau putus cinta atau ingin segera mengakhirinya.
Karena alasan itulah, aplikasi Zoom menjadi pilihan. Ditambah lagi, Zoom memungkinkan penggunanya untuk bertatap muka alih-alih hanya berkirim pesan atau suara.
Salah satu kisah putus cinta melalui Zoom tersebut dibagikan wanita bernama Julia. Sebelum wabah virus corona melanda, dirinya sudah berkencan selama dua bulan.
"Kami sudah berbicara setiap hari, tapi kami juga merasa aneh karena baru pergi kencan tiga kali sebelum virus corona," ungkapnya.
Awalnya, Zoom pun menjadi aplikasi yang digunakan Julia untuk terus berkomunikasi dengan kekasihnya. Zoom juga dapat dipakai untuk menonton film bersama.
Namun, setelah beberapa minggu terisolasi, aplikasi Zoom tersebut malah berubah menjadi media untuk memutuskan hubungan.
Baca Juga: Hilang Ingatan, Wanita Ini Jatuh Cinta Kembali pada Pria yang Sama
"Aku sudah merasa dia menjauh selama seminggu terakhir, dan aku merasa cemas tapi tidak tahu apakah penyebabnya karena apa yang sedang terjadi di dunia atau hanya di kepalaku," tambahnya.
Di kondisi sekarang, putus cinta lewat Zoom memang jauh lebih baik dibandingkan chat atau telepon semata. Namun, ini tetap bukan cara yang ideal.
Terlepas dari tatap muka yang ada, seseorang yang diputuskan lewat Zoom tak bisa berjalan menjauh secara fisik.
Sementara, penjelasan dan alasan yang didapat secara online pun akan terasa kurang memuaskan jika dibandingkan dengan melakukannya di dunia nyata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?