Suara.com - Hanya tinggal menghitung hari, umat muslim dunia sebentar lagi bakal menyambut datangnya Bulan Ramadan 2020. Manfaat buah kurma pun biasanya menjadi kembali sering dibahas.
Kurma memang cukup identik sebagai sajian andalan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Secara umum, buah legit nan manis ini memilih banyak manfaat, mulai dari baik untuk kesehatan tulang hingga tinggi antioksidan sebagai penangkal radikal bebas.
Kurma juga disukai banyak orang karena rasanya yang manis dan legit. Jadi, tak heran jika selama Ramadan ini, aneka sajian berbahan kurma menunjukkan popularitasnya kembali.
Namun, tahukah kamu jika kurma bisa bermanfaat menurunkan berat badan? Buah ini juga dapat dijadikan camilan sehat saat diet.
Melansir Hello Sehat, kurma adalah sumber serat makanan yang baik. Tergantung varietas dan tahap kematangannya, sekitar 6,4 persen hingga 11,5 persen kandungan kurma merupakan serat, terutama jenis yang tidak larut. Itulah kenapa salah satu manfaat buah kurma adalah menjaga kesehatan pencernaan.
Makanan yang kaya jenis serat tidak larut dapat membantu memadatkan feses dan melancarkan pencernaan. Jadi jika dimakan setiap hari sekitar 25 - 30 gram, dapat mencegah masalah diare dan sembelit.
Tingginya kandungan fenolik pada buah kurma juga membantu membersihkan usus sehingga berpotensi menurunkan risiko kanker usus.
Pada setiap 100 gram kurma yang dikeringkan, terdapat kandungan 284 kalori dan 76 gram karbohidrat. Angka itu menandakan kurma sebenarnya termasuk makanan tinggi kalori.
Hanya saja, pada saat bersamaan, buah ini tinggi serat dan jenis protein tak larut. Keduanya membantumu merasa kenyang lebih lama. Itulah mengapa kurma bisa dijadikan camilan saat diet.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Menguak Kepribadian dari Sayur Favorit
Namun, manfaat buah kurma yang tak terduga ini jangan sampai membuatmu terlena dan jadi ingin memakannya secara berlebihan.
Jika ingin menurunkan berat badan, tentu kamu tetap harus menjalankan pola makan sehat dan rutin olahraga. Iya, kan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Apa Sanksi bagi Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Pulang ke Indonesia?
-
Micellar Water Boleh Dipakai 3 Kali Sehari? Ini 7 Rekomendasi Aman Mulai Rp20 Ribuan
-
Gagal War Tukar Uang Baru di PINTAR BI? Ini Tips dan Panduan Lengkapnya
-
Viral di Jepang, Kini Tendon Premium Legendaris Ini Bisa Dinikmati di Indonesia
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
7 Beasiswa Fully Funded yang Tidak Wajib Pulang ke Indonesia, Alternatif LPDP
-
Dwi Sasetyaningtyas Lulusan Apa? Viral Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI
-
Cara Dapat Beasiswa LPDP seperti Dwi Sasetyaningtyas, Lengkap dengan Syarat dan Trik Jitu Biar Lolos
-
8 Rekomendasi Skincare Pencerah Wajah di Apotek Farmaku Mulai Rp30 Ribuan
-
Gurita Bisnis Dwi Sasetyaningtyas, Suami Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa LPDP