Sudah hampir 8 tahun, Jana memanfaatkan masa mudanya dengan kegiatan sosial dan membangun Rumah Donasi Jana sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di sela-sela kesibukannya sebagai dosen dan terkadang diminta untuk menjadi pembicara di beberapa acara seminar tentang kewirausahaan, Jana selalu meluangkan waktu untuk mencari warga yang membutuhkan bantuan dengan cara bergerilya ke pelosok-pelosok desa di sekitar Bogor dan Jawa Barat.
Awal 2020 ini, Jana juga telah menggalang dana untuk para korban banjir dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan jembatan di Sukabumi, pembelian unit AC Mesjid di Kebumen serta pembayaran sekolah anak-anak yatim.
“Kegiatan Rumah Donasi Jana minimal dalam setahun sekali kami mengadakan bakti sosial berupa pengobatan gratis, Paket Sembako dan Paket untuk Anak-anak yatim serta sinergi dengan teman-teman komunitas lainnya. Selain itu Rumah Donasi Jana juga menggalang dana serta menyantuni untuk Anak-anak yatim, Kaum Dhuafa dan anak-anak penderita Kanker,” beber Jana yang pernah dinobatkan sebagai salah satu Six Female World Solo traveller pada 2016.
Nah, selama pandemi virus Corona Covid-19, Rumah Donasi Jana tetap melakukan berbagai bakti sosial di berbagai provinsi, seperti pembagian masker dan hand sanitizer di Stasiun Manggarai (Jakarta Selatan), pembagian masker gratis untuk anak-anak di Panti Asuhan Tasikmalaya (Jabar), pembagian masker untuk para pedagang di Palu (Sulsel), pembagian masker gratis dan hand sanitizer untuk Supir, ojol di Tangerang (Jabar), pembagian masker gratis di Lombok, dan pembagian masker gratis dan hand sanitizer untuk para pedagang, tukang cukur, satpam dan ojek pangkalan di Kramat Sentiong (Jakarta Pusat).
Komitmen Jana untuk membantu kaum dhuafa yang membutuhkan saat ini banyak sekali mempengaruhi hidup Jana Sandra.
Jana lewat Rumah Donasi Jana berkomitmen terus membantu menggalang dana bagi anak-anak penderita kanker dan anak yatim serta kaum dhuafa yang membutuhkan bantuannya.
“Dari awal saya berkomitmen untuk membantu kaum dhuafa yang membutuhkan, memang banyak tantangan saya hadapi tapi saya jalani saja dengan ikhlas, Tuhan pasti membantu saya karena saya bertujuan untuk menolong orang lain,” pungkas Jana.
Inilah salah satu contoh kisah inspiratif Kartini masa kini yang mendedikasikan dirinya untuk berbagi dengan sesama sekaligus mencerdaskan bangsa dengan caranya.
Baca Juga: Dipanaskan Hingga 60 Derajat Celcius, Virus Corona Masih Hidup
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!
-
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah, Berapa Besarannya?
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BRI untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Berapa Zakat Mal yang Harus Dibayar? Ini Hitung-Hitungannya
-
Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Sajian Berbuka Puasa dengan Promo Pay 1 Get 2
-
Cara Daftar Tukar Uang Baru Online di HP Lewat PINTAR BI, Lengkap dengan Jadwalnya!
-
6 Pelembap Wardah yang Ampuh untuk Kulit Kering dan Kusam Usia Matang