Suara.com - Bulan Ramadan akan segera tiba. Sedikit berbeda dari biasanya, kali ini umat Muslim di dunia akan merayakan ibadah puasa Ramadan sembari melakukan social distancing di rumah.
Sebelumnya, social distancing sendiri telah membuat banyak orang terpaksa melakukan work from home atau kerja dari rumah.
Di bulan puasa, WFH pun dapat menghadirkan tantangan tersendiri. Pasalnya, bukan rahasia jika puasa terkadang memicu datangnya kantuk di siang hari.
Hal ini disebabkan oleh menurunnya tingkat gula darah di kala puasa. Akibatnya, tingkat konsentrasi dan produktivitas akan menurun. Padahal, WFH sendiri sudah membuat banyak orang merasa pekerjaan jadi tidak efektif.
Nah, agar puasa tetap berjalan lancar dan kantuk tidak mengganggu WFH, berikut beberapa tips agar tidak mengantuk saat bekerja dari HR Asia yang dapat diadaptasi ketika WFH.
1. Cobalah untuk tidur lebih berkualitas
Puasa membuat waktu dan pola tidurmu menjadi berantakan. Maka, usahakan untuk mengatur waktu tidurmu dengan lebih baik.
Cobalah untuk tidur lebih cepat daripada biasanya karena kamu harus bangun untuk sahur. Selain itu, usahakan tidurmu berkualitas.
2. Tidur siang sejenak saat waktu istirahat
Baca Juga: Resep Churros Oreo, Donat Spanyol yang Lezat untuk Camilan WFH
Saat puasa, waktu makan siang dapat kamu alih gunakan sebagai waktu tidur siang. Istirahatlah sebentar dari pekerjaanmu, kemudian cobalah untuk tidur sekitar 5-20 menit.
Carilah tempat atau ruangan yang berbeda dari lokasimu bekerja di rumah. Ini akan membuat pikiranmu lebih segar dan produktif.
3. Ubah pemandangan
Berada di rumah memang membuat pergerakanmu terbatas. Namun, cobalah untuk mengganti pemandangan agar tidak bosan saat bekerja.
Cobalah untuk melihat suasana di halaman rumah, atau setidaknya menjauh dari layar komputer.
4. Mencuci muka
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas