Suara.com - Menikmati Shubat, Minuman dari Susu Unta Khas Kazakhstan saat Ramadan
Sekitar 70 persen dari populasi Kazakhstan adalah penganut agama Islam. Saat datang bulan Ramadan seperti sekarang, warga Muslim Kazakhstan kembali menjalani tradisi dan budaya yang sudah berjalan berabad-abad.
Misalnya beberapa hari sebelum Ramadan, warga Muslim Kazakhstan bersiap menyambut diri dengan membersihkan masjid-masjid dan tempat umum untuk mengadakan salat tarawih.
Di Kazakhstan terdapat banyak masjid yang sangat indah dan cantik misalnya Masjid Nur-Astana di ibukota, Central Mosque Almaty, dan Masjid Becket Ata yang dibangun di bawah tanah pada abad ke-17.
Mereka yang berbuka puasa dan salat Magrib di masjid biasanya akan dijamu di tempat. Perjamuan ini menyuguhkan serangkaian jus dan salad dan juga makanan utamanya, yang disebut Plov.
Plov merupakan nasi yang dihidangkan bersama dengan daging domba (terkadang daging sapi), bawang bombay, dan wortel.
Kumiss, minuman susu kuda yang difermentasi adalah minuman yang populer di antara warga muslim Kazakhstan saat Ramadan. Proses fermentasi membuang laktosa dari dalam susu dan menjadikannya alternatif yang baik dari susu sapi.
Selain Kumiss, ada juga Shubat yang dibuat dari susu unta yang dibuat dengan cara yang sama. Keduanya dikenal memiliki manfaat kesehatan.
Makanan saat Ramadan biasanya sangat berminyak atau berlemak untuk memberikan banyak energi karena cuaca yang kadang tidak cukup baik.
Baca Juga: Takut Gelap karena Listrik Dicabut PLN, 2 Gadis Kecil Ini Hanya Bisa Nangis
Tradisi lainnya dari Kazakhstan adalah kebiasaan untuk merotasi giliran mengadakan jamuan berbuka puasa di rumah-rumah.
Salah satu masakan nasional terkenal adalah beshbarmak, yang berarti 'lima jari', yang dimaksudkan bahwa cara memakannya harus menggunakan tangan.
Biasanya makanan ini berisi daging (secara tradisional daging kuda, namun dewasa ini sering diganti dengan domba) dan mie berukuran besar yang seperti lembar pasta lasagna dalam kuah bawang.
Banyak acara dilaksanakan ketika bulan Ramadan di Kazakhstan, seperti perjamuan makan yang dilaksanakan di beberapa kota, beberapa masjid baru dibuka, dan perlombaan membaca Al-Quran juga dilaksanakan.
Ketika Ramadan, pemerintah melarang penjualan minuman beralkohol, dan bagi yang melanggar akan mendapatkan denda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek