Suara.com - Pendaki China Berencana Ukur Ulang Tinggi Gunung Everest, Gokil!
Apa motif Anda saat mendaki gunung? Mencapai puncak atau hanya sekadar hiking mungkin jawaban paling normal.
Namun, sekelompok pendaki dari China berencana mendaki gunung Everest untuk melakukan pengukuran ulang. Niat banget nggak sih?
Dilansir Anadolu Agency, sebanyak 30 pendaki profesional dan ahli pengukur tanah China akan mengukur kembali ketinggian gunung tertinggi di dunia, demikian dilaporkan kantor berita Xinhua.
Tim pendaki profesional dari Kementerian Sumber Daya Alam China telah meninggalkan markas mereka di gunung dan sedang dalam perjalanan ke titik puncak sejak Rabu (6/5/2020).
Para pendaki diperkirakan akan melakukan survei di puncak gunung tertinggi di atas permukaan laut dengan menggunakan perangkat seperti Sistem Navigasi Satelit Global dan gravimeter.
Sementara itu, tim itu telah mencapai markas di puncak pada awal April untuk pelatihan mendaki gunung, serta meningkatkan keterampilan di daerah ketinggian tinggi.
Para ahli China telah melakukan enam putaran pengukuran skala dan penelitian ilmiah di gunung itu sejak 1949, di mana berdirinya Republik Rakyat China.
Ketinggian puncak telah dihitung dua kali pada tahun 1975 dan 2005, yaitu 8.848,13 meter (29.029 kaki) dan 8.844,43 meter (29.017 kaki).
Baca Juga: Jalur Pendakian Gunung Everest Ditutup karena Virus Corona
Kontroversi terkait ketinggian yang tepat dari puncak karena variasi dalam tingkat salju, penyimpangan gravitasi dan pembiasan cahaya.
Bagaimana, tertarik ikut mendaki gunung Everest untuk melakukan pengukuran ulang?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin