Suara.com - Duh, Survei Ungkap Banyak Orang Langgar Lockdown Demi Hubungan Seks
Pembatasan fisik atau dalam istilah lain dikenal lockdown untuk mencegah penularan virus corona memang berat. Semua orang dipaksa untuk membatasi aktivitas luar ruangan.
Tetapi bagi sebagian orang, ada godaan yang terlalu kuat untuk ditolak meski tengah dalam kondisi lockdown. Hal itu ialah seks.
Sebuah survei terhadap 2.000 orang dari IllicitEncounters.com menemukan bahwa satu dari lima orang mengatakan telah melanggar lockdown untuk berhubungan seks.
IllicitEncounters.com adalah situs web untuk orang-orang yang ingin berselingkuh, sehingga temuan ini tidak mewakili populasi lainnya. Tetapi, setidaknya di dalam grup ini, lockdown tampaknya tidak menghentikan banyak orang untuk memakainya.
Seperti dilansir dari Metro UK, survei itu menemukan bahwa kelompok terbesar yang melanggar pembatsan (48 persen) adalah pasangan yang memiliki hubungan sebelum lockdown tetapi tidak tinggal bersama. Sementara 22 persen adalah orang-orang yang berselingkuh dengan pasangannya sebelum lockdown dan telah melakukan perselingkuhan
Kemudian, 8 persen yang melanggar lockdown adalah orang yang telah memulai perselingkuhan baru selama krisis dan telah bertemu dengan pasangan baru untuk seks.
Dari mereka yang disurvei, lebih dari setengah dari mereka yang melanggar aturan (61 persen ) telah menyelinap ke rumah pasangan mereka untuk berhubungan seks - atau tempat-tempat lain termasuk mobil, taman dan pantai. Sepertiga (32%) rela pergi tengah malam dan pergi ke rumah pasangan mereka khusus untuk seks.
Meski demikian, kurang dari setengah responden (48 persen ) mengatakan mereka merasa bersalah melanggar pembatasan. Dua pertiga (64 persen) mengatakan mereka akan terus melanggar aturan dan melakukan hubungan seks selama penutupan penuh berlangsung.
Baca Juga: Viral Video! Akibat Keasyikan Belanja, Wanita Ini Terkunci di Supermarket
"Tidak mengherankan bahwa satu dari lima orang [dari survei] telah melanggar lockdown untuk seks. Sangat mudah untuk menyerah pada nafsu birahi, terutama larut malam ketika Anda telah berkomunikasi dengan pasangan yang Anda lihat sebelum lockdown," kata Pakar seks dan hubungan IllicitEncounters.com, Jessica Leoni.
Tapi, satu hal yang perlu diingat, bahwa jika Anda melanggar lockdown, karena alasan apa pun, Anda menempatkan keselamatan diri Anda dan orang yang Anda cintai
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN