Suara.com - Praktis, Yuk Olah Hidangan Lebaran Jadi Lebih Sehat!
Menu Lebaran identik dengan hidangan seperti opor ayam dan gulai. Tapi Anda bisa membuat hidangan tersebut lebih sehat lho!
Anda cukup mengganti salah satu komponen dalam hidangan itu. Apa alternatifnya?
Ketua Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Dr. Tirta Prawita Sari mengatakan opor ayam dan gulai biasanya mengandung santan dan Anda bisa mengganti santan dengan susu cair, yoghurt atau produk lainnya. Hal sama juga bisa Anda terapkan pada menu rendang.
Selain itu, Anda bisa mengurangi asupan garam atau menggunakan garam diet. Untuk hidangan ayam, buang kulit ayamnya.
"Jika masih gunakan santan, pisahkan santan. Beri satu atau dua sendok makan ke dalam piring sebelum makan," ungkap Tirta dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (22/5/2020).
Tirta yang berprofesi sebagai dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta itu merekomendasikan hidangan lain sebagai teman ketupat Lebaran, yakni sayur labu atau pepaya namun tak menggunakan santan, tetapi diganti seperti halnya rendang dan opor.
Bagi yang ingin menghidangkan menu sambal goreng kentang, bisa memanggang kentangnya alih-alih menggorengnya.
Kemudian, untuk hidangan ketupat atau lontong, Anda bisa mengganti berasnya dengan beras merah.
Baca Juga: Tragis, Anak Tujuh Tahun di Batam Disiksa Pasangan Lesbi Ibunya
Tirta mengingatkan Anda, makanlah saat lapar datang dan berhentilah bila lapar sudah tidak terasa, jangan letakkan toples kue di depan Anda tetapi simpan di lemari, kunyah perlahan untuk memberi waktu kepada tubuh mencernanya.
"Untuk kue lebaran, disimpan di lemari, keluarkan dalam toples kecil. Ambil secukupnya. Maksimal 3 jenis kukis dan 1 buah per hari," menurut Tirta.
Selain itu, pastikan mengkonsumsi sayuran dan buah masing-masing minimal tiga porsi per hari, tetap aktif bergerak.
"Maafkan dirimu jika melakukan kesalahan dalam mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berjanji hanya akan mengonsumsi makanan pada hari itu saja," kata Tirta.
Terakhir, Lebaran hanya satu hari yaitu pada 1 Syawal saja, sehingga memasak menu Lebaran secukupnya agar habis dalam satu hari dan jangan berlebihan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Tips Packing Baju Mudik 7 Hari Hanya Pakai Koper Kabin, Muat Banyak dan Tetap Rapi
-
Ulang Tahun ke-13 Penuh Makna: Brotherhood Bikers Community Buktikan Solidaritas di Jalanan Tomang
-
Hukum Menikahi Saudara Sepupu dalam Islam: Bolehkah atau Dilarang?
-
7 Cara Sopan Menegur Orang yang Mengambil Saf atau Tempat Kita Saat Salat Ied
-
Ketimpangan Karbon: Mengapa Gaya Hidup Si Kaya Adalah Ancaman Terbesar Bumi?
-
Berapa Isi Amplop Lebaran yang Pantas untuk Anak Kecil di Tahun 2026?
-
8 Etika Bersalaman dengan Orang yang Tidak Dikenal setelah Salat Ied
-
4 Zodiak Masuk Fase Keberuntungan Mulai 15 Maret 2026: Aries hingga Virgo Bersinar
-
5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran
-
30 Ucapan Selamat Idulfitri 2026 Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Medsos