Suara.com - Video Syur Mirip Syahrini, Bukti Bahaya Jika Terlalu Terobsesi pada Idola
Polisi berhasil mengungkap tersangka dibalik penyebar video syur mirip Syahrini. Polisi juga mengungkap bahwa tersangka ternyata sangat mengidolakan Luna Maya, dan mengaku tidak suka dengan Syahrini. Hal ini mengingat antara Syahrini dan Luna Maya memang sempat terjadi masalah.
Polisi juga mengungkap motif pelaku adalah ingin menjatuhkan nama istri dari pengusaha Reino Barack itu.
Mengidolakan seseorang adalah hal yang wajar dan mungkin dialami setiap orang. Tapi yang jadi masalah, sering kali karena sangat mengidolakan, maka seorang fans jadi sangat terobsesi pada idolanya.
Mengutip Hello Sehat, Jumat (29/5/2020) kata obsesi sendiri sudah dikaitkan dengan sesuatu yang negatif. Baik obsesi pada pakaian, makanan, penampilan, bahkan teronsesi pada seorang idola.
“Bahkan kalau kita terobsesi dengan menolong orang miskin atau menyebarkan cinta, yang merupakan sebuah hal positif, tetap saja tidak boleh ada pikiran atau tindakan yang sampai mendominasi hidup kita sampai ke titik di mana kita hanya hidup untuknya,” ungkap Dr. Carmen Harra, PhD, seorang psikolog intuitif dalam websitenya CarmenHarra.com.
Obsesi memang cenderung mendominasi isi pikiran kita, ia bisa mencuri kemauan dan melemahkan semua kesenangan dalam hidup. Kita akan menjadi bodoh, ketika pikiran kita mengulang lagi dialog, gambar, atau kata-kata yang sama, dan ini bisa berdampak pada orang lain.
Seperti dikatakan Darlen Lancer, JD, MFT, terapis pernikahan dan keluarga, serta ahli dalam hubungan dan kodependensi dalam PsychCentral, obsesi memiliki kekuatan yang berbeda-beda pada setiap orang.
Ketika obsesi hanya dalam tahap ringan, kita masih bisa bekerja dan mengendalikan diri kita. Ketika obsesi semakin intens, pikiran kita akan fokus pada obsesi kita.
Yang perlu diperhatikan adalah obsesi bisa memengaruhi pikiran kita. Pikiran kita berlari dalam lingkaran, merasakan kecemasan, fantasi, atau berusaha mencari sebuah jawaban. Mereka bisa mengambil alih hidup kita, jadi kita bisa lupa jam, tidur, atau bahkan hari, dan kita teralihkan dari aktivitas yang menyenangkan dan produktif.
Baca Juga: Obsesi Unik, Wanita Ini Operasi Plastik karena Ingin Punya Vagina Gemuk
Obsesi bisa melumpuhkan kita. Kadang-kadang ia mendorong kita berperilaku kompulsif seperti berkali-kali mengecek email atau media sosial. Kita kehilangan kendali dengan diri kita, perasaan kita, dan kemampuan kita untuk berpikir logis dan menyelesaikan masalah. Obsesi seperti ini biasanya dikendalikan oleh rasa takut.
Ada banyak sekali obsesi yang bisa memberikan dampak buruk bagi kita, tapi hanya ada satu cara untuk menghentikannya. “Cara terbaik untuk menghentikan obsesi adalah dengan mendatangi akal sehat kita,” jelas Lancer singkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti