Suara.com - Viral! Kisah Ayah Bawa Anak Antar Makanan, Alasannya Bikin Terenyuh
Orang tua akan selalu melakukan segala hal untuk memberikan kehidupan terbaik bagi anak-anak mereka.
Tetapi selama pandemi global ini di mana ribuan orang kehilangan pekerjaan, menghidupi keluarga tidaklah mudah.
Hal inilah yang dialami oleh seorang ayah tunggal berusia 24 tahun, yang bekerja dua pekerjaan sehari untuk menghidupi dirinya dan putranya yang berusia tiga tahun.
Kisahnya menarik perhatian netizen setelah foto dirinya dan putranya diunggah di Internet.
Seperti dilansir dari World of Buzz, Lin bekerja sebagai pekerja konstruksi pada siang hari dari jam 8.30 pagi sampai 5.30 sore.
Setelah bekerja, ia akan segera memulai pekerjaan keduanya sebagai pengendara makanan paruh waktu pada jam 6 sore dan akan bekerja hingga jam 10 malam atau bahkan hingga tengah malam pada beberapa kesempatan.
Rata-rata, dia akan bekerja lebih dari 13 jam sehari. Suatu kali, Lin membawa putranya bersamanya saat ia mengantarkan makanan, yang menarik perhatian masyarakat yang mengambil foto dirinya.
Kisahnya segera mendapat perhatian media lokal yang melakukan wawancara dengannya di mana ia berbagi bagaimana ia pergi tentang pekerjaan paruh waktu dengan putranya.
Baca Juga: Hati-hati Bicara, Bintang Emon Belajar dari Kasus Ernest Prakasa dan Uus
Lin menceritakan bahwa ada kalanya dia harus membawa putranya bersamanya karena tidak ada seorang pun di rumah untuk merawatnya.
Selama perjalanan pengiriman makanannya, putranya biasanya suka duduk di belakang dengan kotak makanan diikat di punggungnya, tetapi dia selalu tertidur tanpa sengaja.
Jadi, agar aman, Lin menempatkan putranya di depan untuk mengawasinya.
Kadang-kadang ketika Lin mengantarkan banyak minuman sekaligus, putranya juga akan menawarkan untuk membantunya membawa minuman.
Dan ketika putranya menjadi sedikit rewel, Lin akan memberinya permen lolipop.
Lin, yang berpisah dari istrinya, sejak itu secara mandiri membesarkan putranya.
Dia menyebutkan bahwa biaya hidupnya dapat mencapai 30.000 dolar Taiwan atau Rp900 per bulan.
Dia menambahkan bahwa meskipun dia kelelahan di akhir hari, melihat putranya tersenyum membuat kelelahannya hilang.
Dia mengatakan bahwa selama putranya tumbuh dengan aman dan bahagia, semua rasa lelahnya terbayar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya