Suara.com - Komika Ernest Prakasa mengapresiasi sikap Bintang Emon yang berhati-hati menjaga ocehannya di ruang publik. Apalagi setelah viral dengan konten DPO (Dewan Perwakilan Omel-Omel) soal virus corona.
Sebab menurut Ernest Prakasa, tidak sedikit komika lain tersandung kasus hanya karena ia dinilai salah bicara oleh masyarakat.
“Kalau gue liat, setelah elo viral, elo tuh jaga omongan banget. Anda pikir bisa melaju terus tanpa masalah? Ngebentengin diri jangan sampe salah ngomong,” tanya Ernest dalam Instagram TV, Kamis (28/5/2020).
Bintang Emon mengakui hal tersebut. Apa yang dikatakannya, lebih dulu dipikirkan dengan matang. Bahkan tanpa ragu, ia belajar dari kasus Ernest Prakasa hingga Uus.
“Iya. Gue beneran ambil pelajaran dari elo. Jangan macem-macem sama tokoh politik,” kata Bintang Emon.
“Sama Uus juga, kalau punya sudut pandang menyikapi agama, menyampaikan yang baik. Walaupun itu jujur, tapi kondisi masyarakat sekarang nggak bisa (dengan cara) gitu,” imbuhnya lagi.
Terlebih kini ada Undang Undang ITE yang mengatur. Seseorang yang merasa tersinggung dengan ucapan orang lain di media sosial, bisa melaporkan kepada pihak berwajib.
“Orang yang nyari duit pake mulut kayak kita itu sangat dirugikan. Karena ada batasan,” ucap komika bernama lengkap Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra ini.
Baca Juga: Bintang Emon Jadi YouTuber, Ernest Prakasa Suruh Atta Cari Job Lain
Bintang Emon menyadari sisi ceplas ceplosnya itu jangan sampai merugikan diri sendiri. Contoh lain, kasus Indira Kalistha.
“Pas kemaren si Indira yang nyablak, terus dimaklumi. Buat gue nggak bisa dijadikan pembenaran, karena itu merugikan orang lain,” ujarnya.
Ernest Prakasa menanggapi, kesadaran itu diterapkan Bintang Emon dalam setiap aksinya di media sosial.
“Sadar elo nyablak, cari antisipasi (hati-hati bicara),” tutur sutradara Cek Toko Sebelah ini menandaskan.
Berita Terkait
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global
-
Film Musikal Batak, Pulang Kampung Siap Digarap, Lulusan Indonesian Idol Jadi Pemeran Utama
-
Heboh Mobil Dinas DKI Disulap Jadi Pelat Putih, Buat Jalan-jalan ke Puncak Bikin Konten
-
MRT Jakarta Rombak Dewan Komisaris, Uus Kuswanto Masuk Gantikan Dodik Wijanarko
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini