Suara.com - Hati-hati, Makanan Tinggi Lemak Bisa Turunkan Konsentrasi
Sebuah studi terbaru mengungkapkan beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi akan menurun.
Studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition memberikan bukti lebih jauh kaitan antara pencernaan seseorang dengan kemampuan otak.
Selain itu, peneliti juga membuktikan bahwa sangat penting untuk mengurangi asupan lemak jenuh untuk kesehatan badan.
Salah satu sumber asupan lemak jenuh adalah makanan dari hewani seperti daging merah, daging unggas dan produk susu.
Sebagai tambahan, ada bukti yang mendemonstrasikan hubungan antara pencernaan seseorang dengan otaknya, yang disebut para pakar dengan sumbu pencernaan-otak.
Dalam studi tersebut, para peneliti melihat efek dari lemak jenuh pada konsentrasi jangka pendek seseorang.
Mereka menarik data yang dikumpulkan dari studi terpisah yang mengeksplor efek dari makanan yang tinggi lemak pada inflamasi dan kelelahan pada wanita pengidap kanker.
Ditemukan mereka yang mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh memiliki performa yang lebih buruk dibandingkan mereka yang memakan makanan rendah lemak jenuh.
Baca Juga: Bupati Melawi Umumkan Dirinya dan Anggota Keluarga Positif Corona
"Kebanyakan studi terdahulu melihat efek kausatif dari diet yang sudah lama diketahui. Dan ini hanya satu makanan, sungguh luar biasa bahwa kami melihat adanya perbedaan," kata Annelise Madison, ketua peneliti dan mahasiswa psikologi klinis di Ohio State University.
Meskipun studi tersebut tidak menjelaskan mengapa makanan tinggi lemak jenuh bisa berdampak pada fungsi kognitif seseorang, Madison mencatat bahwa makanan tersebut bisa meningkatkan inflamasi, yang juga berdampak pada otak seseorang.
"Bisa jadi asam lemak yang berinteraksi dengan otak secara langsung. Yang ditunjukkan adalah kekuatan dari disregulasi terkait dengan pencernaan," tutup Madison.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara