Suara.com - Era new normal membuat penerbangan kembali dibuka, dengan sejumlah protokoler kesehatan yang wajib dituruti.
Maskapai Turki Turkish Airlines menyediakan hygiene kit atau alat kebersihan kepada semua penumpangnya serta menugaskan kru kabin pengawas kebersihan yang bertanggung jawab atas kebersihan di seluruh penerbangan.
Dilansir Anadolu Agency, maskapai itu menerapkan dua langkah baru itu untuk melindungi kesehatan para penumpang.
Menurut pernyataan dari Turkish Airlines, maskapai sudah memulai penerbangan domestik setelah dua bulan tak beroperasi, dan sedang menghitung hari untuk memulai penerbangan internasional.
Langkah yang mengikuti "standar perjalanan yang aman" itu telah dipersiapkan berdasarkan data penelitan ilmiah.
Maskapai pembawa bendera nasional Turki itu menyediakan perangkat kebersihan termasuk masker, cairan desinfektan, dan tisu antiseptik yang disesuaikan menurut jarak yang ditempuh penerbangan.
Pada periode baru ini, Turkish Airlines mengambil langkah-langkah kesehatan di langit, awak kabin pengawas kebersihan akan bertanggung jawab selama penerbangan.
Pengawas kebersihan bertugas sebagai inspektur kesehatan di pesawat, mereka mengawasi dan mengatur implementasi langkah antisipasi kesehatan yang benar selama penerbangan seperti menjaga jarak sosial antar penumpang.
Selain mendisinfeksi toilet, mereka juga mengarahkan penumpang untuk mencegah antrian penggunaan toilet.
Baca Juga: Trump Larang Maskapai China Terbang ke AS
Selain itu, semua awak kabin juga turut menjaga kebersihan toilet dan kontrol keselamatan penumpang.
Di sisi lain, seluruh pesawat Turkish Airlines akan didesinfeksi dengan metode pembersihan yang ekstra teliti sebelum penerbangan.
Proses pembersihan dengan zat kimia, yang efeknya terbukti secara ilmiah tidak berbahaya bagi kesehatan manusia, dilakukan di semua titik yang disentuh penumpang di dalam kabin.
Peralatan dan bahan kimia khusus digunakan selama pembersihan permukaan kabin seperti kursi, jendela, layar dan wastafel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
KemenPPPA Soroti Pentingnya Inklusi Keuangan bagi Perempuan Pelaku Usaha
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi