Suara.com - Bersiap menuju tatanan hidup baru alias new normal, semua lini usaha menerapkan pedoman baru untuk memprioritaskan keselamatan, termasuk gym atau pusat kebugaran.
Gym sendiri diketahui sebagai salah satu tempat potensial untuk penularan Covid-19. Hal ini karena gym dipenuhi oleh orang-orang yang berkeringat, di mana aliran udara mungkin kurang ideal.
Kelly Cawcutt, direktur asosiasi pengendalian infeksi dan asisten profesor penyakit menular dan pengobatan perawatan kritis di University of Nebraska Medical Center, mengatakan, "Olahraga meningkatkan frekuensi dan kecepatan pernapasan, sehingga ada potensi dampak peningkatan aerosol ini."
Aerosol adalah partikel kecil yang dikeluarkan orang yang bisa mengandung virus.
"Masker akan ideal, tetapi kita juga tahu itu bisa sulit dipakai saat berolahraga dan mungkin tidak disarankan," tambahnya, seperti dilansir dari Huffpost.
Meskipun bukan cara utama transmisi, Covid-19 dapat menyebar melalui permukaan juga. Mark S. Dworkin, seorang profesor dan associate director untuk epidemiologi di UIC School of Public Health, menyebut bahwa Anda mungkin akan menggunakan peralatan dan mesin olahraga yang telah disentuh orang lain.
"Virus ini kemungkinan bisa bertahan lebih lama di permukaan yang lembap akibat keringat," kata Dworkin, yang telah menulis dua buku tentang penyakit menular.
Dengan risiko yang telah disebut di atas, apa yang bisa kita lakukan ketika ingin mulai kembali berolahraga di gym?
1. Kebersihan harus jadi prioritas
Baca Juga: Bosan Olahraga di Rumah, Apakah Ini Waktu yang Tepat untuk Kembali ke Gym?
Pembersihan yang lebih sering akan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat di gym. Meski mungkin pihak gym menyediakan hand sanitizer ataupun sabun cuci tangan yang memadai, tapi tak ada salahnya Anda pun menyediakan tisu antiseptik untuk membersihkan setiap permukaan alat gym yang akan Anda gunakan.
2. Membawa air minum, matras, dan handuk sendiri
Emily Bench-Lahrssen, pemilik studio pilates Pilathon di Miami, mengatakan, "Untuk saat ini, matras, air, dan handuk tidak akan disediakan, jadi kami meminta member kami untuk membawanya sendiri."
"Fasilitas dengan frekuensi sentuhan tinggi, seperti loker, pancuran, sauna, dan area tempat duduk di meja depan juga tidak akan digunakan untuk saat ini," katanya lagi.
3. Menjaga jarak sosial
Para ahli merekomendasikan agar kita menjaga jarak sejauh 2 meter satu sama lain untuk meminimalkan kemungkinan infeksi melalui droplet pernapasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi
-
Tak Hanya Bersih Mengilap, Peralatan Makan Juga Perlu Bebas Residu Kimia
-
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama
-
Telepon PLN 123 Apakah Gratis? Cara Lapor Pemadaman Listrik yang Sering Terjadi
-
3 Lampu Emergency Terbaik dan Tahana Lama Sampai 20 Jam, Solusi Listrik Mati dalam Rumah Tangga
-
5 Tips Mengatur Posisi Jendela Rumah Menurut Feng Shui untuk Mendatangkan Energi Positif
-
Roy Suryo Lulusan Mana? Kini Ditangkap Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Beda Pendidikan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Sama-sama Ditangkap di Kasus Ijazah Jokowi