Suara.com - Platform aplikasi menginap OYO Hotels & Homes baru saja meluncurkan program kualifikasi "Sanitized Stay" di Indonesia.
Program tersebut telah diterapkan hampir 200 mitra se-Indonesia dengan tujuan memberikan kenyamanan dan keamanan konsumen dalam menyambut fase normal baru atau the new normal.
Program kualifikasi ini membuat mitra OYO harus menerapkan standar baru dalam beroperasi, meminimalisasi kontak fisik antara staf dan konsumen selama pandemi Covid-19.
"Harapannya ini akan kembali menaikkan gairah bisnis semua mitra OYO, meningkatkan gairah industri hospitality di Indonesia," ujar Country Head Emerging Business OYO Hotels and Homes Indonesia Eko Bramantyo dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/6/2020).
Eko menambahkan, program ini secara bertahap akan diterapkan ke seluruh jaringan OYO se-Indonesia.
Program "Sanitized Stay" bukan hanya diluncurkan di Indonesia, tapi di berbagai wilayah operasional OYO di Asia.
Properti yang telah sesuai dan mengikuti protokol program ini akan mendapatkan label dan logo "Sanitized Stay". Tamu juga dapat mencari properti yang telah mendapatkan kualifikasi tersebut melalui aplikasi.
Country Stock Head OYO Hotels and Homes Indonesia Carlo Ongko menjelaskan, ada beberapa hal yang harus dipatuhi properti dengan kualifikasi "Sanitized Stay".
Pertama, lingkungan harus dijaga tetap higienis. Desinfeksi dilakukan secara rutin di semua kamar dan area umum hotel yang sering disentuh seperti gagang pintu dan kunci pintu, serta menempatkan hand sanitizer di area publik di hotel seperti resepsionis.
Baca Juga: Masuki Fase New Normal, Hotel yang Buka Diminta Sediakan Ruang Isolasi
Selain itu, staf akan dibekali dengan masker dan sarung tangan untuk melindungi diri. Mereka juga diberi pelatihan terkait protokol kesehatan dan keselamatan selama pandemi.
Tamu pun diminta untuk memakai masker. Pembersih tangan seperti hand sanitizer tersedia di area-area publik penginapan.
Pembatasan jarak fisik akan diterapkan di lingkungan hotel, begitu pula kontak fisik yang diminimalisasi sebisa mungkin. Proses yang tadinya bisa dilakukan secara tatap muka, misalnya pemesanan hingga pembayaran, lebih baik dilakukan secara daring.
Terakhir, properti juga punya saluran untuk meminta bantuan darurat dan rute menuju rumah sakit terdekat bila ada tamu yang membutuhkan.
"OYO beradaptasi menghadapi new normal dengan kualifikasi 'Sanitized Stay' ini," ujar Carlo seperti yang Suara.com kutip dari Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi
-
Tak Hanya Bersih Mengilap, Peralatan Makan Juga Perlu Bebas Residu Kimia
-
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama