Suara.com - Cara unik dilakukan pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, untuk menekan angka penularan kasus Covid-19.
Dilansir ANTARA, Dinas Pariwisata Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mulai hari ini resmi menutup kegiatan masyarakat bermain layang-layang di Pantai Loang Baloq, setiap sore untuk menghindari terjadinya penularan Covid-19.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi di Mataram, Senin (13/7/2020) mengatakan, penutupan aktivitas masyarakat tersebut sesuai dengan instruksi Wali Kota Mataram karena kegiatan tersebut mengundang kerumunan orang yang bertentangan dengan protokol Covid-19.
"Sebenarnya itu bukan lomba karena kami maupun masyarakat tidak ada menggelar kegiatan resmi lomba layang-layang, tapi itu sebatas lomba para penggemar layangan dengan berbagai keunikannya dan mengambil lokasi di Pantai Loang Baloq, Kecamatan Sekarbela," katanya.
Permainan layang-layang itu muncul begitu saja sejak tiga minggu terakhir setiap sore di Pantai Loang Baloq, sehingga objek wisata itu dipenuhi warga yang ingin main layangan dan yang hanya sekadar menonton.
Selain mendapat hiburan menonton layang-layang pada sore hari, masyarakat juga bisa menikmati keindahan pantai dan sunset di Pantai Loang Baloq secara gratis.
"Setiap hari jumlah pengunjung memang cukup banyak, dan hari Minggu (12/7-2020) menjadi puncaknya. Dimana jumlah pengunjung lebih dari 1.000 orang sehingga terjadi kemacetan di jalan menuju Pantai Loang Baloq," katanya.
Terkait dengan itu, wali kota tidak ingin kerumunan orang tersebut terulang lagi, apalagi masyarakat yang datang tidak hanya dari Kota Mataram, melainkan juga dari luar kota dan banyak yang tidak menerapkan protokol Covid-19, salah satunya tidak menggunakan masker. Sementara kasus positif baru Covid-19 di Mataram terus meningkat.
"Karena itulah, mulai hari ini aktivitas di Loang Baloq, termasuk di sejumlah objek wisata lainnya kami tutup lagi," katanya.
Baca Juga: Pantai Baron Gunung Kidul Sudah Dibuka, Ini Spot Instagramablenya!
Untuk menghindari adanya aktivitas lagi, Dispar Mataram akan memasang spanduk pemberitahuan penutupan objek wisata tersebut dan berkoordinasi dengan aparat terkait, yakni Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Mataram serta satgas lainnya untuk melakukan pengawasan dan melarang warga yang akan masuk objek wisata tersebut.
"Dua pintu masuk Pantai Loang Baloq kami jaga ketat, kalau ada yang lolos berarti mereka masuk dari pinggir pantai dan kami tidak mungkin melakukan penjagaan di sembilan kilomter pantai Kota Mataram," katanya.
Berita Terkait
-
Intip Pesona 5 Pantai Eksotis di Australia Barat, Ada Spa Alami di Tengah Karang
-
PSIM Yogyakarta Dapat Kabar Gembira, Cedera Dua Pemain Asing Tunjukkan Perkembangan Positif
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Pantai Panjang Bengkulu: Pasirnya Putih, Ombaknya Panjang, Bikin Betah Sampai Lupa Pulang!
-
Gunungan Sampah Kiriman Kepung Pantai Kedonganan Bali
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
5 Sunscreen Spray SPF 50 Terbaik yang Bisa Kamu Gunakan
-
Strategi Atur Napas Finansial: Mengapa Pria Usia 30-an Kini Lebih Hobi Pakai Paylater?
-
Desain Indonesia Incar Panggung Global Lewat Pameran Furnitur Terbesar di Milan
-
Bukan Cuma Tabungan, Ini Alasan Asuransi Wajib Masuk Rencana Masa Depan
-
7 Sepatu Lokal Sekelas Nike dan ASICS, Fleksibel Buat Jalan Jauh dan Lari
-
5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
-
Lupakan Sandal Berat! Ini Tren Alas Kaki Cloud-Walking yang Bakal Dominasi Musim Panas 2026
-
Siap-siap Cuan, 5 Shio Bakal Hoki Besar Besok Minggu 12 April 2026
-
Ironi Slogan Berakhlak Mulia Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo