Suara.com - Pandemi Covid-19 telah memengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat termasuk para pekerja seni.
Untuk itu, Indonesiakaya.com mempersembahkan agenda bertajuk Musikal di Rumah Aja yang menampilkan 6 cerita rakyat Indonesia dan melibatkan 6 sutradara teater, 6 sutradara film, 6 sinematografer, 7 penata musik, serta 44 aktor, aktris dan penari Indonesia, dengan format online.
"Kami menyadari pandemi Covid-19 memberikan dampak bagi banyak masyarakat, termasuk para pekerja seni," kata Program Director Indonesiakaya.com, Renitasari Adrian beberapa waktu lalu.
Untu itu, pihaknya bekerja sama dengan BOOW LIVE menyajikan ruang kreasi virtual bagi para pekerja seni untuk menampilkan karya lewat agenda Musikan di Rumah Aja.
Para penikmat seni dapat menyaksikan cerita rakyat Malin Kundang dalam program #MusikalDiRumahAja yang dapat disaksikan mulai pukul 20.00 WIB di akun YouTube IndonesiaKaya secara bebas selama tujuh hari ke depan hingga episode baru diluncurkan.
"Semoga sajian ini dapat menghibur dan diterima dengan baik oleh para penikmat seni di rumah," tambah Renitasari Adrian.
Naskah #MusikalDiRumahAja yang ditulis oleh Titien Wattimena ini, mengisahkan legenda dari Sumatera Barat, Malin Kundang.
Musikal ini merupakan sebuah pembelajaran bagi setiap anak, pembelajaran abadi yang tak lekang oleh zaman.
Malin Kundang diajak istrinya kembali ke kampung. Di situlah kemudian pasangan kaya raya ini bertemu ibu dari Malin Kundang. Namun Malin Kundang tak mau mengakui perempuan tua dan miskin itu sebagai ibunya.
Ia memaki bahkan mengusir ibunya pergi. Sang Bunda merana, semesta pun murka.
"Kisah Malin Kundang tentu sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Kisah klasik yang sudah diceritakan secara turun temurun ini, telah mewarnai masa kecil banyak anak Indonesia," tambah Nino Prabowo yang berperan sebagai Malin Kundang.
Musikal di Rumah Aja yang diproduseri oleh Bayu Pontiagust ini, disutradarai oleh sutradara teater Rama Soeprapto yang berkolaborasi dengan sutradara film Pritagita Arianegara.
Baca Juga: Sinopsis dan Link Streaming Gratis Drama Korea The K2
Selain Nino Prabowo yang berperan sebagai Malin Kundang, program ini juga menghadirkan para peserta Indonesia Menuju Broadway, antara lain Dea Panendra sebagai Rubayah, Desmonda Cathabel sebagai Nur dan Naura sebagai narator.
Ini adalah panggung virtual perdana mereka pasca mendapatkan beasiswa pelatihan untuk mendapatkan ilmu panggung dengan standar broadway di Indonesia dan juga menginjakkan kaki ke jantung industri teater broadway, New York, Amerika Serikat pada 2019 yang lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi