Suara.com - Apakah Anda lebih bahagia ketika kerja di kantor, atau apakah Anda lebih suka ketika bekerja di rumah?
Tipe kepribadian pekerja, yaitu segmenter dan integrator, telah diidentifikasi jauh sebelum kita terpaksa WFH atau bekerja dari rumah karena pandemi Covid-19. Mengetahui yang mana tipe Anda, dapat membantu mencegah perasaan lelah yang berlebihan akibat pekerjaan.
Bagaimana cara mengetahui apakah Anda adalah seorang segmenter atau integrator?
Tipe segmenter ingin mempertahankan batas sebanyak mungkin antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi mereka.
Sementara tipe integrator tidak keberatan melakukan pekerjaan di rumah kapan pun. "Mungkin melakukan sedikit pekerjaan dan kemudian menghabiskan beberapa waktu dengan keluarga, dan kemudian akan kembali bekerja," kata Laurens Steed, asisten profesor manajemen di Farmer School of Business di Miami University.
Dalam buku Home and Work: Negotiating Boundaries Through Everyday Life, sosiolog Christena Nippert-Eng menemukan bahwa segmenter sering memberi batas tegas antara kehidupan kerja dan pribadi, misalnya dengan memiliki kalender terpisah, seragam, atau set kunci untuk setiap tempat atau aktivitas.
Dalam buku itu, Joan, seorang pekerja kantoran yang lebih suka segmentasi, membuat kalender desktop yang berisi tenggat waktu dan janji temu, serta kalender tembok besar yang diisi dengan hari-hari liburan dan kunjungan keluarga. Kalender rterakhir akan dilirik ketika dia membutuhkan istirahat mental.
Steed mengatakan bahwa mungkin lebih mudah bagi segmenter seperti itu untuk memisahkan diri dari pekerjaan. Namun, bagi integrator, mereka sulit untuk tidak mengecek email pekerjaan bahkan saat larut malam.
Google, yang menggunakan penelitian Nippert-Eng dalam studi terhadap stafnya sendiri, menemukan bahwa lebih dari dua pertiga karyawan diidentifikasi sebagai integrator dan sering setuju dengan pernyataan ini: "Seringkali sulit untuk mengatakan di mana kehidupan kerja saya dimulai dan berakhir."
Baca Juga: Nyeri Punggung Bawah saat Bekerja di Rumah? Lakukan Peregangan Berikut!
Jika Anda masih bingung apakah Anda seorang integrator atau segmenter, lacaklah selama satu atau dua minggu bagaimana Anda bekerja.
"Lacak agenda saat Anda bekerja, bagaimana Anda bekerja, dan lihat apakah Anda adalah orang yang suka memisahkan pekerjaan dari kehidupan rumah atau tak masalah jika Anda keduanya bercampur," kata Cynthia Pong, ahli strategi karir feminis dan penulis buku “Don’t Stay in Your Lane: The Career Change Guide for Women of Color.
Namun sayangnya, gegara pandemi Covid-19, rumah Anda mungkin kini juga menjadi kantor Anda. Hal ini membuat batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi kabur.
Bagaimana cara memulihkan diri dari kelelahan akibat pekerjaan?
Tidak peduli apa tipe Anda, semua orang perlu istirahat dari pekerjaan. Menurut Steed, waktu pemulihan dari pekerjaan dapat meningkatkan kualitas tidur, kesejahteraan, dan kinerja.
Waktu pemulihan harus mencakup pelepasan dari pekerjaan, relaksasi, rasa penguasaan (seperti belajar cara mengendarai sepeda), atau rasa kontrol terhadap bagaimana waktu berjalan, kata Steed.
Lamanya waktu istirahat juga bisa berbeda. Tipe segmenter mungkin lebih suka mengatakan, "Saya selesai pada pukul 17.30, dan saya menghabiskan sisa malam saya dengan melakukan kehidupan rumah tangga saya,” kata Steed.
"Tapi, integrator mungkin lebih nyaman dengan mendapatkan istirahat pendek di siang hari, misalnya dengan jalan-jalan keluar selama 30 menit," katanya lagi.
Jika Anda merasa sulit untuk mengakhiri hari kerja, cobalah bangun beberapa kebiasaan setelah jam kerja berakhir, misalnya ikut kelas malam di gym. Menurut Pong, itu akan memaksa Anda untuk memaksimalkan hari kerja Anda, dan menciptakan waktu istirahat sesudahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut
-
Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan
-
Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas