Suara.com - Bagi yang sudah sabar berlibur ke Thailand, pemerintah setempat akan mengizinkan turis asing berkunjung untuk masa tinggal yang lebih lama mulai Oktober.
Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior pada hari Jumat, ketika pemerintah mencoba menghidupkan kembali sektor ekonomi utama yang telah dihancurkan oleh pandemi virus corona.
Wisatawan harus tinggal setidaknya selama 30 hari, dengan 14 hari pertama di karantina di sekitar hotel mereka, sebelum mereka dapat mengunjungi daerah lain, kata Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand Yuthasak Supasorn.
Pengumuman tersebut muncul setelah pihak berwenang menangguhkan rencana untuk membuat 'gelembung perjalanan' dengan negara-negara mitra karena jumlah kasus virus korona di Asia meningkat.
“Pada 1 Oktober kami akan mulai di Phuket,” kata Yuthasak.
Pengunjung harus melakukan dua tes virus corona selama karantina sebelum mereka dapat melakukan perjalanan ke seluruh pulau. Demikian kata Menteri Pariwisata dan Olahraga Phiphat Ratchakitprakarn, mengatakan pada hari Kamis.
Staf juga harus tetap di hotel, tambahnya. Pengunjung harus mengikuti tes tambahan dan tetap berada di dalam provinsi selama seminggu lagi sebelum mereka dapat melakukan perjalanan ke bagian lain negara itu.
Thailand telah hampir tiga bulan tanpa kasus terkonfirmasi penularan Covid-19 lokal. Ini telah mencatat lebih dari 3.300 kasus.
Satgas virus corona pemerintah pada hari Jumat memperpanjang keadaan darurat selama satu bulan lagi hingga akhir September untuk mengendalikan wabah.
Baca Juga: Gemesin Banget! Liburan ke Pantai, Gisel dan Gempi Kompak Pakai Bikini
Ekonomi yang bergantung pada pariwisata telah terpukul oleh jatuhnya perjalanan global ketika infeksi menyebar.
Ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara itu menyusut 12,2 persen pada kuartal kedua dari tahun sebelumnya, kontraksi terburuk sejak krisis Asia 1998 akibat dampak pandemi.
Negara itu mengharapkan untuk menerima 8 juta turis asing tahun ini. Sebagai perbandingan, tercatat 39,8 juta wisatawan pada 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
3 Produk Skincare yang Cukup Dipakai Seminggu Sekali, Terlalu Sering Justru Merusak Kulit
-
3 Rekomendasi Bedak Tabur di Alfamart yang Bikin Makeup Lebih Awet
-
5 Urutan Shio yang Ditakdirkan Kaya Sejak Muda hingga Tua, Apakah Kamu Salah Satunya?
-
Apakah Bedak Sachet Viva Bagus? Cek Harga dan Ulasan Jujur Pengguna
-
5 Cafe yang Buka Jam 7 Pagi di Jogja, Hidden Gem Coffee Shop Cocok Buat Sarapan dan Ngopi
-
5 Sepatu Jalan Skechers untuk Aktivitas Seharian, Lagi Diskon Sampai 30 Persen
-
Promo Alfamart Personal Care Fair, Borong Skincare dan Bodycare Diskon hingga 50 Persen
-
Skincare Pigeon Bisa Dipakai Mulai Umur Berapa? Ini Panduan Usia dan Produk Sesuai Review
-
Booth Ini Jadi Spot Seru Liburan Sekolah di Jakarta Fair 2026
-
Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat