5.Jaga kebersihan destinasi wisata dan patuhi peraturan dari pengelola destinasi
Apabila kamu memilih wisata outdoor dan berencana untuk mengunjungi ke destinasi alam, pastikan bahwa kamu mengikuti peraturan yang telah diberikan oleh pengelola destinasi. Jangan memberi makanan kepada para satwa apabila terdapat larangan, tetap jaga kebersihan, dan cukup ambil foto sebagai kenang-kenangan. Dengan demikian, kamu telah menunjukan bahwa kamu menghargai dan peduli pada keberlangsungan hidup flora dan fauna yang tinggal pada destinasi tersebut.
Bali adalah salah satu destinasi paling sering dikabarkan telah menerapkan protokol kesehatan tetap. Meski demikian, kamu bisa mencari tahu info lebih lanjut terkait protokol kesehatan destinasi yang akan kamu kunjungi sebelum dan pada saat kamu berlibur di lokasi tersebut.
6.Pastikan kamu selalu meminta izin sebelum mengambil foto warga sekitar dan hargai staff maupun warga lokal yang membantumu saat bersenang-senang
Saat ini merupakan masa yang berat bagi banyak orang. Meski demikian, kamu tetap harus memahami bahwa masyarakat sekitar bisa saja memiliki kebiasaan dan sudut pandang yang berbeda. Ajak mereka bercengkrama dan ucapkan terima kasih atas bantuan mereka yang tetap berjuang. Bila kamu ingin mengambil foto mereka dan mempublikasikannya, jangan lupa untuk meminta izin terlebih dahulu. Dengan demikian, kamu telah bertanggung jawab dan ikut berkontribusi dalam membagikan kebahagiaan dalam berwisata.
7.Berikan contoh yang baik apabila kamu ingin membagikan kebahagiaanmu pada media sosial
Saat kamu berniat untuk mengunggah pengalamanmu ke media sosial, pastikan bahwa kamu memberikan contoh yang baik. Sebaiknya, kamu mengunggah foto yang tetap menggunakan masker, menjaga jarak dengan tidak bergerumbul dan berada di tengah keramaian, serta mempromosikan usaha pariwisata maupun lokasi wisata yang masih belum banyak dikenal. Selain itu, kamu juga bisa mempromosikan wisata #DiindonesiaAja supaya lebih banyak orang yang tergerak untuk berwisata dengan bertanggung jawab dan ramah lingkungan.
Berita Terkait
-
Butuh Liburan? Ini 7 Alasan Kenapa Kamu Sebaiknya Berlibur #DiIndonesiaAja
-
New Normal,Kemenparekraf Dorong Industri Musik Manfaatkan Platform Digital
-
Kemenparekraf Bakal Terapkan Metode Story Telling di Sektor Pariwisata
-
Kemenparekraf : Bintan Siap Terapkan Protokol Kesehatan New Normal
-
Kemenparekraf Dukung Festival Musik Amal Good Vibrations
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga