Suara.com - Meningkatnya angka perceraian seharusnya bisa dicegah dengan peran mediator masalah rumah tangga yang lebih solutif.
Dilansir ANTARA, Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta Prof Amany Lubis mengatakan keretakan keluarga di Indonesia banyak terjadi karena kurangnya solusi.
"Sangat prihatin terhadap kurangnya solusi terhadap pasangan-pasangan," kata Amany yang juga ketua Majelis Ulama Indonesia bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) dalam webinar Masalah dan Solusi Perceraian di Indonesia, Kamis (3/9/2020).
Untuk itu, dia mendorong berbagai pemangku kepentingan untuk memperhatikan fakta tersebut.
Bagi pengadilan agama dan Kantor Urusan Agama agar semakin meningkatkan kapasitasnya supaya para mediator perkara perceraian dapat mendorong pada rujuknya pasangan suami-istri.
Dengan begitu, kata dia, berbagai prahara keluarga dapat diselesaikan dengan baik melalui mediator sehingga perkara menjadi damai serta tidak terjadi perceraian.
Mediator sangat penting untuk menjaga ketahanan keluarga.
Setiap pihak terkait, lanjut dia, juga agar dapat memberi solusi dan peduli terhadap sesamanya jika terdapat indikasi-indikasi permasalahan keluarga yang memicu perceraian.
"Maka perceraian bisa ditekan. Tentu ini dalam konteks tidak terjadi kekerasan apalagi penghianatan, selingkuh. Pihak semua anggota keluarga agar dapat menekan perceraian dengan kreatif, semua anggota keluarga menghilangkan konflik dengan komunikasi yang baik," katanya.
Baca Juga: Penyebab Tingginya Angka Perceraian di Indonesia Saat Pendemi Covid-19
Di masa pandemi, kata Amany, banyak keluarga mengalami tantangan pola kehidupan baru.
Setiap pihak harus bersabar serta memberi solusi kepada pasangan suami istri untuk ketenangan bersama.
Ia melihat terdapat gejala suatu pasangan suami istri kurang memiliki banyak solusi sehingga menemui perceraian bahkan hanya karena persoalan-persoalan sepele.
Prof Amany mengingatkan bahwa Allah berfirman bahwa perceraian itu halal tetapi sekaligus perbuatan manusia yang paling dimurkai.
Maka dari itu, meski halal sebaiknya perceraian pasangan itu dihindari.
"Memang perceraian itu halal. Itu boleh tapi itu paling dimurkai Allah. Justru yang juga memprihatinkan tingginya perceraian pada pasangan baru menikah 1-5 tahun tapi sudah minta cerai dan ke pengadilan agama. Prihatin dan perlu ada solusi dari kita semua," katanya.
Jika memang sebab-sebab cerai itu karena ekonomi, kata dia, sebaiknya memang diantisipasi dari jauh hari.
"Persoalan ekonomi itu seharusnya tidak jadi alasan karena perempuan itu didorong mandiri secara ekonomi, laki-laki didorong serius lebih bertanggung jawab terhadap keluarganya," katanya.
Berita Terkait
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Divorce Attorney Shin: Memahami Perceraian dari Sisi yang Lebih Manusiawi
-
Angelina Jolie Akui Belum Berkencan sejak Cerai, Ingin Fokus Urus Hal Ini
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam