Pada dasarnya sepeda lipat lebih efisien dan praktis untuk dibawa-bawa adalah yang paling cocok untuk pegawai kantoran. Di pasaran ada sepeda lipat bertipe city tour dan sepeda lipat gunung.
6. Pertimbangkan Beratnya
Jangan cuma penampilan saja yang perlu dipertimbangkan, tapi pertimbangkan juga berat sepeda lipat yang akan kamu bawa ke mana-mana itu. Kamu bisa pilih sepeda lipat dengan massa jenis total 10 kg hingga 20 kg.
Sesuaikan saja dengan kekuatan dan kebutuhanmu. Sebab kalau kamu pilih yang berat, bisa kewalahan ketika kamu ingin membopongnya ke mana saja.
7. Perhatikan Ukuran Ban
Pada umumnya, semakin kecil ukuran ban sepeda lipat, sepeda itu akan semakin mudah dilipat dan mudah dibawa ke mana-mana. Makanya, pertimbangkan ukuran ban sepeda lipat sebelum membelinya.
Kamu bisa beli yang lebih ringan untukmu. Normalnya, ukuran ban sepeda lipat berkisar antara 14 hingga 20 inci. Ada pula yang di antara 15 hingga 18 inci saja.
8. Sesuaikan dengan Budget
Mau beli apa saja, budget adalah faktor utamanya. Kita bisa beli sepeda lipat tipe apa saja kalau kita punya uangnya, iya kan? Nah, sesuaikanlah budget kamu dengan sepeda lipat yang ingin kamu beli.
Baca Juga: Penasaran Gowes Artinya Apa? Simak Ulasan Asal Mula Kata Gowes
Belilah yang sesuai dengan kemampuan ekonomi kamu. Barang bekas atau secondhand a.k.a preloved pun tak masalah kan? Karena selain murah, ketika komponennya masih bagus, sepeda lipat ini masih bisa diandalkan.
Demikian tips membeli sepeda lipat. Apakah kamu tergoda untuk mengoleksinya?
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI