Suara.com - Seekor anjing di China belum lama ini mencuri perhatian publik karena ditemukan dalam keadaan hidup dan sehat setelah menghabiskan lebih dari sebulan atau 37 hari terjebak di bawah reruntuhan rumahnya karena tanah longsor.
Dilansir odditycentral, berawal tepat tanggal 8 Juli 2020 lalu saat penduduk Desa Cangbaotian, di Provinsi Guizhou, China harus segera dievakuasi sebelum sebagian besar rumah mereka terkubur karena tanah longsor.
Dilaporkan hanya 130 bangunan di desa yang masih berdiri, dan meskipun tidak dapat mengambil sebagian besar harta benda mereka sebelum evakuasi, penduduk tidak diizinkan untuk kembali oleh pihak berwenang setempat.
Namun, ada seorang lelaki kembali memaksakan diri untuk mengecek apakah masih ada sesuatu yang dapat ia selamatkan dari rumahnya, yang sudah hancur akibat tanah longsor menerjang tempat tinggalnya tersebut.
Secara mengejutkan saat tiba di rumahnya, lelaki itu mendengar suara gonggongan anjing di bawah reruntuhan rumahnya.
Dan ternyata, benar saja terdapat seekor anjing peliharaan lelaki bernama Chen Yongen itu yang terjebak di reruntuhan longsor.
Dia kemudian meminta bantuan kepada warga lainnya untuk membantu mengeluarkan anjing itu.
Dan dibutuhkan waktu setidaknya selama 10 jam untuk menyelamatkan anjing yang malang berwarna hitam itu.
Warga langsung memberinya makan dan minum sembari berupaya mengeluarkan anjing itu.
Baca Juga: Rekayasa Genetik, China Ciptakan babi Tahan Penyakit
Menurut China News, berat hewan itu saat diselamatkan hanya 5 kg. Padahal sebelum kejadian tanah longsor, beratnya mencapai 30 kg.
Kendati menjadi sangat kurus, hewan itu masih hidup tetapi nampak dalam keadaan sedikit syok.
Anjing yang beruntung itu pun kini dilaporkan telah kembali pulih setelah dirawat oleh pemiliknya.
Belum jelas bagaimana anjing itu dapat bertahan hidup sendirian di bawah puing-puing reruntuhan longsor.
Namun, kisah penyelamatan dan perjuangan hewan itu dianggap sebagai sebuah keajaiban dan heboh di China.
Berita Terkait
-
Pariwisata RI Kembali Bergairah Awal 2026, Didominasi Turis China
-
Menavigasi Pergeseran Pengaruh: Kenapa Orang Indonesia Mulai "Jatuh Cinta" pada China?
-
Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital
-
Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz
-
Dealer Mobil Honda Kembali Pamit dan Beralih ke Merek Mobil China
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Rahasia Memilih Sepatu Lari yang Tepat, Terungkap dari Inovasi SOLAR 2.0 Ortuseight Running
-
7 Daftar Model Kebaya Terbaru, Cocok Dipakai di Hari Kartini 21 April
-
5 Parfum Wanita Lokal yang Disukai Pria, Wangi Tahan Lama dan Menggoda
-
7 Parfum Wanita Wangi Lembut dan Segar Tahan Lama, Tersedia di Indomaret dan Alfamart
-
Royalti Tak Pasti di Era Streaming: Masalah Klasik Musisi yang Disorot KreasiPro
-
5 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Harga Ramah di Kantong
-
5 Shio Paling Beruntung Selama Akhir Pekan 4-5 April 2026, Kamu Termasuk?
-
Moscow Fashion Week 2026: Perpaduan Tradisi, Desainer Muda, dan Tren Sustainable yang Mendunia
-
5 Pilihan Shade Bedak OMG Coverlast Two Way Cake, Tahan Minyak 8 Jam dan Hasil Flawless
-
Sentuhan Luna Maya untuk Pendidikan, Hadirkan Ruang Belajar Lebih Layak