Suara.com - Orang dengan kulit berminyak tahu betapa sulitnya untuk terus mengeringkan, mencuci, dan membuat wajah mereka kusut. Bahkan setelah melakukan semua itu mereka harus berurusan dengan lapisan kilau di permukaan wajah mereka.
Jika memiliki kulit berminyak, kemungkinan besar Anda melakukan beberapa hal dengan cara yang salah dan membuat kulit makin berminyak. Berikut ini beberapa kesalahannya seperti dilansir dari Times of India.
Anda terlalu banyak mencuci muka
Orang dengan kulit berminyak perlu memahami bahwa membasuh wajah berulang kali tidak akan mempermudah kulit Anda menjadi kurang berminyak.
Sebaliknya, cucilah hanya saat Anda merasa perlu dan mulai terasa terlalu berminyak. Berlebihan hanya akan merusak kulit Anda lebih jauh.
Anda tidak terhidrasi dengan baik
Ketika tubuh Anda tidak terhidrasi dengan baik, ia mengirimkan sinyal ke kelenjar untuk memicu lebih banyak produksi minyak untuk menyeimbangkan kelembapan.
Kelenjar produksi minyak kemudian mencoba melumasi kulit jika tidak ada air di tubuh Anda dan membuat kulit berminyak Anda menjadi lebih berminyak.
Anda tidak menggunakan pelembab
Baca Juga: Pelembap untuk Kulit Berminyak, Harus Pilih yang Seperti Apa?
Jika menurut Anda tidak melembabkan wajah akan membantu mengatasi kulit berminyak, Anda salah. Melewatkan pelembab adalah larangan besar.
Jika Anda menggunakan pembersih wajah atau toner pengontrol minyak, sangat penting untuk menggunakan hidrator. Gunakan pelembab berbahan dasar air ringan yang bekerja dengan baik untuk kulit Anda agar tidak terlalu kering.
Anda memanfaatkan produk kecantikan yang berat
Menggunakan beberapa produk riasan terlalu sering atau menggunakan produk berbasis krim kental hanya akan lebih menyumbat pori-pori Anda dan meningkatkan produksi minyak.
Gunakan asam salisilat pada pencuci muka atau toner dengan bahan yang sama sehingga membantu mengontrol produksi minyak. Jika Anda memiliki kulit yang sangat berminyak dengan pori-pori terbuka, Anda dapat menggunakan krim malam yang mengandung adapalene atau asam azelaic karena membantu mengontrol produksi minyak.
Anda stres
Hormon yang bertanggung jawab untuk memproduksi minyak dalam tubuh Anda bisa sangat berfluktuasi selama kehamilan, menopause atau bahkan pubertas.
Stres dapat meningkatkan level ini dan bila dikombinasikan dengan kortisol, dapat menyebabkan produksi sebum atau minyak di wajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Belanja Daerah Capai Rp538,5 Triliun Hingga Juli 2026, Kebanyakan Bayar Gaji
-
Spesial Agustus, BRI Tebar Promo Spesial Diskon di Raja Susu
-
8 Cara Mengatasi Cushion yang Terasa Terlalu Pekat atau Terlalu Cair
-
Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing
-
Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot
-
AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%
-
9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
-
Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN