Suara.com - Jerawat menjadi salah satu masalah wajah paling umum yang dialami masyarakat Indonesia. Menurut survei ZAP Beauty Index 2020 yang dilakukan terhadap 6.460 perempuan di seluruh Indonesia, pejuang berjerawat masih kerap menjadi korban body shaming.
Pada Gen Z, presentase body shaming akibat jerawat memengaruhi setidaknya 42,6 persen sedangkan pada Gen Milenial hingga 35,8 persen.
"Persentasenya tinggi pada Gen Z karena jerawat merupakan masalah wajah utama yang dihadapi remaja. Pada masa pubertas produksi hormon androgen yang tinggi akan memicu produksi kelenjar minyak berlebih. Minyak-minyak ini dapat menutup pori-pori kulit wajah dan berpotensi menimbulkan jerawat," kata Head of Medical and Training ZAP Clinic dr. Dara Ayuningtyas melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (1/10/2020).
Meski kebiasaan di rumah aja selama beberapa bulan terakhir praktis membuat pejuang jerawat lebih terlindung dari panas matahari langsung dan debu polusi, namun keadaan pandemi Covid-19 juga rentan memicu stres akibat perubahan pola hidup, interaksi sosial yang terbatas, hingga rasa cemas dan khawatir dengan segala ketidakpastian di masa depan.
"Saat stres, tubuh kita akan merespon dengan memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang juga akan memicu produksi hormon androgen. Perpaduan kedua hormon yang bekerja lebih aktif ini akan dengan mudah memicu inflamasi pada kulit wajah," terang dr. Dara.
Hal ini dapat diperparah jika pola tidur dan pola makan mengalami perubahaan signifikan.
Kualitas tidur yang buruk atau sering begadang turut memicu produksi hormon kortisol. Tidur malam selama 7-8 jam dibutuhkan agar kulit dapat beregenerasi memproduksi sel-sel baru untuk menggantikan yang rusak.
Sementara itu, pada saat tubuh stres, biasanya dorongan untuk mengkonsumsi makanan manis dan berkarbohidrat tinggi akan cenderung meningkat. Keduanya dapat menyebabkan kadar insulin dalam tubuh menjadi tinggi dan memicu aktivitas hormon androgen.
Lalu apa yang bisa dilakukan?
Baca Juga: Cara Menghilangakan Jerawat Secara Cepat dan Alami
Kata dr. Dara, untuk menjaga agar jerawat tidak semakin parah selama pandemi, bisa dimulai dengan perawatan dari dalam tubuh.
Kurangi makanan yang dapat memicu tumbuhnya jerawat seperti produk dairy, daging merah, makanan cepat saji, berminyak, dan berlemak.
Konsumsi lebih banyak buah, sayur dan air putih minimal delapan gelas sehari. Tak lupa, lakukan olahraga rutin untuk mengurangi stres dan imbangi dengan tidur 7-8 jam setiap harinya.
Urusan memilih skincare, pilih produk dengan kandungan niacinamide dan salicylic acid yang bermanfaat untuk membersihkan kotoran, minyak dan sel kulit mati.
Jangan lewatkan juga menggunakan produk pelembap agar produksi minyak di kulit tetap terkontrol. Kamu bisa memilih produk dengan kandungan utama hyaluronic acid, green tea, witch hazel atau centella asiatica.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung